<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Memanggil.co</title>
                <atom:link href="https://memanggil.co/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://memanggil.co/</link>
                <description>Update informasi berita peristiwa terkini dengan mengusung tagline dari lokal untuk Indonesia</description>
                <lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 00:16:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://memanggil.co/</generator>
                <image>
                    <url>https://memanggil.co/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>Memanggil.co</title>
                    <link>https://memanggil.co/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Bleng-Blengan, Jurus Tradisional Petani Blora Usir Tikus Perusak Tanaman]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31967-bleng-blengan-jurus-tradisional-petani-blora-usir-tikus-perusak-tanaman</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31967-bleng-blengan-jurus-tradisional-petani-blora-usir-tikus-perusak-tanaman</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 00:16:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Blora, MEMANGGIL.CO - Serangan hama tikus yang kerap merusak tanaman pertanian membuat sejumlah petani di Kabupaten Blora terus mencari cara agar sawah mereka]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Blora, MEMANGGIL.CO -</strong> Serangan hama tikus yang kerap merusak tanaman pertanian membuat sejumlah petani di Kabupaten Blora terus mencari cara agar sawah mereka tetap aman. Di tengah mahalnya biaya pengendalian hama modern, sebagian petani masih mempertahankan cara tradisional menggunakan alat sederhana bernama &ldquo;bleng-blengan&rdquo;.</p>
<p>Alat ini dikenal menghasilkan suara ledakan keras yang dipercaya mampu mengusir tikus dari area persawahan, terutama pada malam hari saat hama mulai menyerang tanaman petani.</p>
<p>Salah satu warga yang masih menggunakan alat tersebut adalah Rofiq (39), warga Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora yang sehari-hari berprofesi sebagai guru SDN sekaligus petani.</p>
<p>Rofiq menunjukkan alat rakitan yang terbuat dari bahan sederhana. Ia menyebut alat itu dibuat sendiri dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang mudah ditemukan.</p>
<p>&ldquo;Bleng blengan rakitan dewe,&rdquo; kata Rofiq.</p>
<p>Menurutnya, alat tradisional tersebut digunakan untuk membantu mengurangi serangan tikus yang sering merusak tanaman pertanian milik warga.</p>
<p>&ldquo;Gurak tikus,&rdquo; jawabnya singkat saat ditanya fungsi alat tersebut.</p>
<p>Bleng-blengan bekerja dengan menghasilkan suara keras menyerupai ledakan kecil. Suara tersebut muncul dari tekanan api dan uap bahan bakar di dalam tabung sederhana yang dirakit secara manual.</p>
<p>Rofiq menjelaskan, alat itu dibuat menggunakan kaleng bekas susu yang dipadukan dengan komponen pemantik dari kompor gas.</p>
<p>&ldquo;Kaleng susu karo platina kompor gas, bahan bakare pirtus,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Dalam bahasa Indonesia, alat itu dibuat dari kaleng susu dan platina kompor gas dengan bahan bakar spiritus.</p>
<p>Di sejumlah wilayah pertanian Blora, penggunaan bleng-blengan sebenarnya bukan hal baru. Alat tradisional tersebut sudah lama digunakan petani sebagai cara murah untuk menghalau hama, terutama tikus dan burung.</p>
<p>Biasanya, alat dipasang di pinggir sawah dan dinyalakan saat sore hingga malam hari. Suara dentuman yang muncul secara berkala dianggap cukup efektif membuat hama menjauh dari area tanaman.</p>
<p>Meski sederhana, cara tradisional ini masih dipertahankan karena dinilai lebih hemat biaya dibanding penggunaan racun atau alat pengusir modern yang harganya relatif mahal.</p>
<p>Selain itu, sebagian petani juga mengaku lebih nyaman menggunakan metode tradisional karena dianggap tidak merusak lingkungan dan tidak mencemari area pertanian.</p>
<p>Namun demikian, penggunaan bleng-blengan tetap harus dilakukan dengan hati-hati mengingat alat tersebut menggunakan api dan bahan bakar yang mudah terbakar.</p>
<p>Fenomena ini menunjukkan bagaimana kreativitas petani di Blora terus bertahan di tengah berbagai tantangan pertanian, termasuk serangan hama yang kerap mengancam hasil panen.</p>
<p>Di balik sederhananya alat rakitan tersebut, tersimpan upaya petani menjaga tanaman tetap aman agar hasil panen tidak rusak diserang tikus.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/usir-tikus-blora.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Mengusir tikus perusak tanaman dengan peralatan tradisional &quot;Bleng-blengan&quot; hasil rakitan sendiri. (Memanggil.co/Ist)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Ahmad Adirin]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Peristiwa]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Gubernur Khofifah Apresiasi Meningkatnya Keterserapan Lulusan SMK di Dunia Kerja]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31965-gubernur-khofifah-apresiasi-meningkatnya-keterserapan-lulusan-smk-di-dunia-kerja</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31965-gubernur-khofifah-apresiasi-meningkatnya-keterserapan-lulusan-smk-di-dunia-kerja</guid>
                    <pubDate>Mon, 11 May 2026 18:00:15 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya, MEMANGGIL.CO – Tingkat serapan lulusan SMK Jawa Timur terus menunjukkan tren positif melalui program BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan W]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, MEMANGGIL.CO</strong> &ndash; Tingkat serapan lulusan SMK Jawa Timur terus menunjukkan tren positif melalui program BMW (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha).&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 91,46 persen lulusan SMK di Jawa Timur telah menjalankan program BMW.</p>
<p>Dari total 221.174 lulusan SMK di Jawa Timur, sebanyak 195.429 lulusan tercatat telah berpartisipasi dalam program tersebut.&nbsp;</p>
<p>Rinciannya, sebanyak 55,83 persen lulusan bekerja, 20,79 persen berwirausaha, dan 14,84 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, 7,05 persen lainnya menjalani aktivitas lain seperti pelatihan, kursus, mengurus rumah tangga, maupun persiapan studi lanjutan. Adapun angka pengangguran lulusan SMK tercatat hanya 1,49 persen.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa bangga terhadap capaian ini. Hal tersebut menjadi kabar baik yang sekaligus membuktikan bahwa kualitas lulusan SMK Jawa Timur semakin meningkat.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa keterserapan lulusan SMK Jawa Timur terus meningkat. Ini menjadi indikator bahwa penguatan link and match antara sekolah dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) berjalan semakin efektif,&rdquo; terang Gubernur Khofifah di Surabaya, Senin (11/05/2026).</p>
<p>Selain tingkat keterserapan yang tinggi, tingkat keselarasan pekerjaan lulusan SMK Jatim dengan bidang keahliannya juga mencapai 69,43 persen, dengan rata-rata masa tunggu kerja hanya 3,38 bulan setelah dinyatakan lulus.&nbsp;</p>
<p>Sementara kepemilikan sertifikat keahlian lulusan tercatat mencapai 63,57 persen.</p>
<p>Menurut Khofifah, capaian tersebut menjadi bukti bahwa penyelarasan kurikulum dan kompetensi dengan kebutuhan industri terus diperkuat oleh Pemprov Jatim, terutama dalam menghadapi disrupsi teknologi dan otomatisasi industri 4.0.</p>
<p>&ldquo;Kebutuhan kompetensi industri berkembang sangat cepat. Karena itu, sektor pendidikan vokasi harus adaptif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan dunia kerja,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</p>
<p>Dikatakan Khofifah, penyelarasan kurikulum atau link and match dengan DUDI menjadi langkah penting untuk menekan skills mismatch lulusan SMK.</p>
<p>&ldquo;Sektor industri progresif saat ini bergeser ke rekrutmen berbasis skill atau kemampuan nyata, bukan sekadar ijazah. Memperbanyak latihan dan sertifikasi akan membantu siswa SMK Jatim masuk ke DUDI dengan persaingan yang cukup ketat,&rdquo; katanya.</p>
<p>Karena itu, Gubernur Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim terus mendorong penguatan Teaching Factory (TeFa) di seluruh SMK negeri maupun swasta. Saat ini terdapat 298 SMK negeri dan 1.860 SMK swasta di Jawa Timur yang diwajibkan memiliki Teaching Factory di tiap jurusan.</p>
<p>Sebab, menurutnya, keberadaan Teaching Factory penting untuk membentuk budaya kerja industri di lingkungan sekolah sehingga siswa terbiasa dengan standar mutu, disiplin dan ritme kerja industri.</p>
<p>&ldquo;Upaya sekolah tidak hanya mengoptimalkan siswa saat praktik kerja industri, tetapi juga membiasakan suasana DUDI setiap waktu,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Gubernur Khofifah juga mengatakan, Pemprov Jatim juga menjalankan program retooling atau peningkatan kompetensi bagi lulusan yang masih menunggu panggilan kerja dari industri.</p>
<p>&ldquo;Sembari menunggu panggilan industri, kompetensi mereka terus diasah dan ditingkatkan agar sesuai kebutuhan industri,&rdquo; imbuh Khofifah.</p>
<p>Gubernur Khofifah berharap dengan capaian ini, lulusan SMK Jatim terus menunjukkan tren positif dalam program BMW, agar dapat menekan angka pengangguran terbuka.&nbsp;</p>
<p>Khofifah optimis, program-program akselerasi yang dilakukan Pemprov Jatim akan meningkatkan jumlah keterserapan lulusan SMK di DUDI.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan berbagai program terus dilakukan agar lulusan SMK tidak menjadi penyumbang angka pengangguran.</p>
<p>&ldquo;Penguatan dilakukan melalui optimalisasi Teaching Factory, BLUD, uji sertifikasi kompetensi di masing-masing lembaga, penyediaan sertifikasi gratis dari LSK berstandar KKNI, pemanfaatan Bursa Kerja Khusus (BKK), hingga penguatan kerja sama sekolah dengan DUDI,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Aries menambahkan, Dindik Jatim juga mendorong siswa mengikuti program magang kerja luar negeri.&nbsp;</p>
<p>Sebanyak 3.186 siswa kelas 12 dan 13 diusulkan mengikuti program magang kerja luar negeri yang menjadi program unggulan Direktorat SMK Kemendikdasmen.</p>
<p>Selain itu, tercatat sebanyak 1.734 lulusan SMK Jatim siap diberangkatkan sebagai pekerja migran profesional.</p>
<p>&ldquo;Program-program tersebut merupakan upaya meningkatkan keterserapan lulusan sesuai kebutuhan industri, baik di dalam maupun luar negeri,&rdquo; kata Aries.</p>
<p>Keterserapan lulusan yang Bekerja dengan Kurikulum 2013 tertinggi berasal dari bidang Energi dan Pertambangan sebesar 69,99 persen, Teknologi dan Rekayasa 60,05 persen, Bisnis dan Manajemen 56,83 persen, serta Pariwisata 55,07 persen.</p>
<p>Sementara lulusan yang Wirausaha didominasi bidang Agribisnis dan Agroteknologi sebesar 30,22 persen, Kemaritiman 26,36 persen, Teknologi Informasi dan Komunikasi 21,58 persen, serta Teknologi dan Rekayasa 21,07 persen.</p>
<p>Adapun lulusan yang Melanjutkan paling banyak berasal dari bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial sebesar 41,64 persen, Teknologi Informasi dan Komunikasi 18,75 persen, Seni dan Industri Kreatif 16,24 persen, serta Pariwisata 13,90 persen.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan Kurikulum Merdeka, keterserapan lulusan yang Bekerja di sektor industri tertinggi berasal dari bidang Kemaritiman sebesar 65,35 persen, Energi dan Pertambangan 61,05 persen, Teknologi Manufaktur dan Rekayasa 57,86 persen, serta Pariwisata 56,36 persen.</p>
<p>Untuk lulusan yang Wirausaha pada Kurikulum Merdeka, didominasi bidang Agribisnis dan Agriteknologi sebesar 32,50 persen, Kemaritiman 30,45 persen, Kesehatan dan Pekerjaan Sosial 23,64 persen, Teknologi Manufaktur dan Rekayasa 19,81 persen, serta Pariwisata 19,42 persen.</p>
<p>Sedangkan lulusan yang Melanjutkan paling banyak berasal dari bidang Teknologi Konstruksi dan Properti sebesar 31,59 persen, Kesehatan dan Pekerjaan Sosial 24,18 persen, Seni dan Ekonomi Kreatif 21,14 persen, serta Teknologi Informasi 20,07 persen.</p>
<p>Adapun tingkat pengangguran tertinggi tercatat pada bidang Produksi Film sebesar 48,89 persen, Teknik Pemboran Minyak dan Gas 11,76 persen, Teknika Kapal Penangkap Ikan 10,61 persen, Alat Mesin Pertanian 7,11 persen, serta Teknik Audio Video 6,53 persen.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/img-20260511-wa0051.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Gubernur Khofifah melihat ketrampilan siswi menjahit]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[B. Wibowo]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Monika Aveline Jasmine, Siswi SMATAG Surabaya Raih Juara 2 Monolog FLS3N]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31966-monika-aveline-jasmine-siswi-smatag-surabaya-raih-juara-2-monolog-fls3n</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31966-monika-aveline-jasmine-siswi-smatag-surabaya-raih-juara-2-monolog-fls3n</guid>
                    <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:00:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya, MEMANGGIL.CO - Siswi Sekolah Menengah Atas 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, Monika Aveline Jasmine berhasil meraih Juara 2 pada ajang Festival dan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, MEMANGGIL.CO</strong> - Siswi Sekolah Menengah Atas 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, Monika Aveline Jasmine berhasil meraih Juara 2 pada ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) bidang monolog tingkat Surabaya.&nbsp;</p>
<p>Melalui penampilannya membawakan monolog berjudul Aliran DOA dan DOSA, Siswi kelas XI-3 ini mengangkat tema ketidakadilan sosial dan kerusakan lingkungan.&nbsp;</p>
<p>Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional merupakan kompetisi seni tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan untuk menggali bakat dan kreativitas siswa di berbagai bidang seni dan sastra.&nbsp;</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, ajang ini mencakup berbagai cabang lomba, seperti tari, musik, teater, seni rupa, hingga sastra.&nbsp;</p>
<p>Kompetisi yang berlangsung pada 30 April 2026 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya tersebut menjadi pengalaman baru bagi Aveline, mengingat bidang monolog merupakan kompetisi seni peran pertama yang ia ikuti.&nbsp;</p>
<p>Dalam penampilannya, Aveline memerankan tokoh Nyai Ronggeng yang menggambarkan penderitaan para kuli pada masa kolonial yang dipaksa bekerja keras demi kemakmuran penjajah.&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya menyoroti penindasan di masa lalu, monolog tersebut juga menyampaikan pesan bahwa ketidakadilan masih terus terjadi hingga saat ini dalam bentuk berbeda, salah satunya melalui perilaku manusia yang merusak lingkungan, khususnya Sungai Kalimas.&nbsp;</p>
<p>Secara keseluruhan, monolog yang dibawakan Aveline menggambarkan dosa masa lalu berupa penindasan manusia dan dosa masa kini berupa perusakan alam yang terus mengalir layaknya sungai.&nbsp;</p>
<p>Sebelum tampil di perlombaan, Aveline menjalani latihan intensif selama dua minggu bersama guru pendamping dan pelatih monolog khusus.&nbsp;</p>
<p>Dalam proses persiapan tersebut, ia dibimbing untuk mendalami karakter, melatih emosi, intonasi suara, teknik pernapasan, hingga olah tubuh yang menjadi elemen penting dalam penampilan monolog.&nbsp;</p>
<p>Aveline mengaku tidak pernah membayangkan dirinya akan mengikuti lomba monolog karena selama ini lebih fokus pada bidang tari.&nbsp;</p>
<p>Kesempatan tersebut datang setelah dirinya dipilih oleh guru pendamping untuk mewakili sekolah.</p>
<p>&ldquo;Lebih ke plot twist sih, awalnya saya sempat ragu karena selama ini hanya menekuni bidang tari. Tapi setelah dipikir-pikir, kapan lagi mencoba hal baru,&rdquo; kata Aveline, Senin (11/05/2026).</p>
<p>Ia juga mengaku cukup terkejut dengan proses latihan yang jauh lebih berat dari perkiraannya. Menurutnya, monolog bukan sekadar menghafal dialog, tetapi juga membutuhkan penghayatan emosi, pengolahan tubuh, serta pengaturan suara secara maksimal.&nbsp;</p>
<p>Setelah melalui tahap pengambilan video seleksi, Aveline berhasil masuk 10 besar dan melanjutkan ke tahap berikutnya secara langsung.&nbsp;</p>
<p>Pada final yang dilaksanakan secara offline di STIESIA, ia kembali tampil maksimal hingga akhirnya berhasil membawa pulang Juara 2.&nbsp;</p>
<p>Selain bidang monolog, SMATAG Surabaya juga mengirimkan beberapa peserta untuk mengikuti cabang lomba lain dalam FLS3N, seperti vokal solo, band, puisi, dan beberapa kategori lainnya.</p>
<p>Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah dalam mengembangkan potensi seni dan kreativitas peserta didik di berbagai bidang.&nbsp;</p>
<p>Meski berhasil meraih prestasi membanggakan, Aveline mengaku awalnya hanya ingin mencari pengalaman baru melalui kompetisi tersebut.&nbsp;</p>
<p>Ia bahkan sempat berpikir tidak ingin lolos karena harus kembali menjalani latihan yang lebih berat.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Harapan saya ke depannya semoga saya bisa lebih percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki dan terus mengasah kemampuan tersebut,&rdquo; jelasnya.&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Maharani Dhinda Ganes Wahyuningtyas, S.Pd., yang menjadi guru pendamping Aveline mengaku, bahwa perannya lebih sebagai pendamping karena dirinya bukan berasal dari fokus seni monolog.&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Awalnya memang hanya coba-coba mengikuti lomba ini, tetapi ternyata saya tidak salah memilih siswa. Aveline memiliki pemahaman yang baik sehingga proses latihannya bisa berjalan lebih cepat meskipun persiapannya hanya dua minggu,&rdquo; ungkapnya.&nbsp;</p>
<p>Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mencoba dan mengembangkan potensi yang dimiliki.&nbsp;</p>
<p>"Saya juga berpesan agar para siswa tidak mudah menyerah ketika belum berhasil meraih juara, karena setiap proses akan memberikan hasil terbaik pada waktunya," pungkas Maharani.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/img-20260511-wa00382.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Siswi  kelas XI-3  SMATAG Surabaya, Monika Aveline Jasmine . (Saputra/Memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[B. Wibowo]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Viral Duel Pekerja Pasir Silika Tuban, Pengelola Sebut Dipicu Masalah Sepele]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31964-viral-duel-pekerja-pasir-silika-tuban-pengelola-sebut-dipicu-masalah-sepele</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31964-viral-duel-pekerja-pasir-silika-tuban-pengelola-sebut-dipicu-masalah-sepele</guid>
                    <pubDate>Mon, 11 May 2026 15:43:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Tuban, MEMANGGIL.CO – Pengelola usaha pencucian pasir silika di kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya angkat b]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tuban, MEMANGGIL.CO</strong> &ndash; Pengelola usaha pencucian pasir silika di kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhirnya angkat bicara terkait viralnya video duel dua pekerja di area pencucian pasir silika.</p>
<p>Pengelola usaha, Amin, menyebut perkelahian tersebut dipicu persoalan internal saat para pekerja menjalankan aktivitas di lokasi pencucian pasir silika. Meski sempat berlangsung sengit, persoalan itu dipastikan telah diselesaikan secara damai.</p>
<p>&ldquo;Mau saya cerita malu, karena masalah sepele. Internal saat bekerja dalam cucian pasir, dan sudah selesai,&rdquo; ungkap Amin, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Amin mengaku kedua pekerja yang terlibat duel merupakan tetangganya sendiri. Bahkan, salah satu perempuan yang terlihat ikut melerai dalam video viral tersebut diketahui merupakan istrinya.</p>
<p>&ldquo;Dia istrinya sendiri, ikut melerai,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Pasca kejadian itu, seluruh pekerja telah dikumpulkan untuk diberikan pengarahan agar insiden serupa tidak kembali terulang di lingkungan kerja.</p>
<p>&ldquo;Kita malu lihat hal itu, kerja untuk cari nasi satu piring saja direwangi berkelahi,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, sebuah video duel dua pekerja pencucian pasir silika di kawasan Bumen viral di media sosial dan pesan berantai WhatsApp.</p>
<p>Dalam rekaman yang beredar, dua pria terlihat terlibat baku hantam di tengah area kerja pada siang hari.</p>
<p>Pertarungan berlangsung cukup sengit hingga keduanya tersungkur di atas hamparan pasir. Meski sudah jatuh, duel masih terus berlanjut.</p>
<p>Keduanya bahkan terlihat saling mengunci tubuh atau clinch di atas tanah sambil berupaya melancarkan serangan.</p>
<p>Situasi sempat memanas karena kedua pekerja tampak sama-sama emosi. Sejumlah pekerja lain bersama dua perempuan yang berada di lokasi akhirnya turun tangan untuk melerai perkelahian tersebut.</p>
<p>Sementara itu, pihak kepolisian memastikan persoalan tersebut telah berakhir damai dan diselesaikan secara kekeluargaan.</p>
<p>&ldquo;Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,&rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/tambang.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Aksi duel sengit dua pekerja di area pencucian pasir silika yang viral. (dok, memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Muncul Pemain Baru Migas Blora, Legalitas Jadi Sorotan]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31963-muncul-pemain-baru-migas-blora-legalitas-jadi-sorotan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31963-muncul-pemain-baru-migas-blora-legalitas-jadi-sorotan</guid>
                    <pubDate>Mon, 11 May 2026 14:41:02 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Blora, MEMANGGIL.CO – Dinamika pengelolaan sumur minyak rakyat di Kabupaten Blora terus berkembang. Kini tercatat ada empat badan usaha yang mengelola potensi m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://memanggil.co/admin/reporter/memanggil.co"><strong>Blora, MEMANGGIL.CO</strong></a> &ndash; <span style="font-size: 1.1rem;">Dinamika pengelolaan sumur minyak rakyat di Kabupaten Blora terus berkembang. Kini tercatat ada empat badan usaha yang mengelola potensi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah tersebut. Kehadiran pelaku usaha baru, Minyak Gandu Blora (MGB), pun memunculkan pembahasan terkait mekanisme perizinan yang berlaku.</span></p>
<p>MGB dikonfirmasi telah mengantongi izin pengeboran (drilling) dan izin penampungan minyak. Sebelumnya, pengelolaan sumur minyak rakyat di Blora sudah berjalan melalui tiga badan usaha yang telah bekerja sama dengan Pertamina dan memiliki payung hukum lengkap.</p>
<p>Ketiga badan usaha tersebut yakni PT Blora Patra Energi sebagai BUMD milik Pemerintah Kabupaten Blora, Koperasi Blora Migas Energi atau BME, serta PT Mataram Connection Nusantara.</p>
<p>Masuknya MGB ke dalam pengelolaan migas rakyat ini kemudian memunculkan perdebatan baru mengenai kesesuaian alur perizinan dengan regulasi yang berlaku.</p>
<p><strong>Izin Disebut Harus Lewat Jalur Resmi Daerah</strong></p>
<p>Kasi Energi Cabang Dinas ESDM Kendeng Selatan, Slamet Widodo menjelaskan, proses pengurusan izin sumur minyak rakyat telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025.</p>
<p>Menurutnya, pengajuan izin harus melalui rekomendasi pemerintah daerah dengan wadah resmi berupa BUMD, koperasi, atau UMKM sebelum diteruskan ke pemerintah provinsi hingga mendapatkan rekomendasi gubernur.</p>
<p>&ldquo;Pengawalan kami hanya di awal proses, yaitu saat usulan diajukan Bupati melalui tiga wadah resmi: BUMD, Koperasi, atau UMKM. Baru kemudian diteruskan ke Provinsi hingga keluar Rekomendasi Gubernur. Dokumen itu syarat wajib untuk lanjut ke Dirjen Migas atau SKK Migas,&rdquo; jelas Widodo, Sabtu (09/05/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, aturan tersebut tidak memperbolehkan perorangan mengurus izin secara mandiri di luar jalur resmi yang telah ditentukan.</p>
<p>&ldquo;Tidak boleh. Di Permen 14 sudah tertulis jelas, koordinator tingkat kabupaten hanya dari unsur BKU (BUMD/Koperasi/UMKM). Jika ada yang mengaku punya izin pribadi, kami sarankan perlu dikroscek langsung ke Kementerian, seperti apa dasar hukumnya,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Terkait pengawasan operasional di lapangan, Slamet menyebut kewenangan pengawasan harian berada di tangan Pertamina. Sementara penegakan hukum menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Migas.</p>
<p>&ldquo;Pengawasan operasional oleh Pertamina. Jika ada ketidaksesuaian, Pertamina yang akan meneruskan laporan ke Penegakan Hukum (Gakkum) Dirjen Migas,&rdquo; imbuhnya.</p>
<p><strong>MGB Klaim Kantongi Izin Lengkap</strong></p>
<p>Di sisi lain, pimpinan Minyak Gandu Blora, Suyono, menegaskan pihaknya telah mengantongi dokumen legal yang sah dan siap diuji secara hukum.</p>
<p>Menurutnya, proses perizinan memang dilakukan secara mandiri tanpa melalui rekomendasi Pemerintah Kabupaten Blora maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>&ldquo;Saya punya tim khusus urus perizinan, dan kami sangat siap jika harus diuji legalitasnya. Memang kami jalankan secara mandiri, saat ini baru kelola satu titik sumur aktif. Tujuannya agar kami tidak terikat dengan jalur badan usaha yang sudah ada,&rdquo; ujar Suyono.</p>
<p>Ia menyebut langkah tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk percontohan dalam pengelolaan minyak rakyat yang lebih terbuka dan transparan.</p>
<p>&ldquo;Lewat badan usaha ini saya ingin jadi contoh. Supaya rakyat tahu berapa nilai asli jual minyak saat diserahkan ke Pertamina, jadi lebih terbuka dan tidak ada keraguan,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/img-20260509-wa0036.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Truk mengangkut minyak melintas di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo Blora. (Dok. Teguh)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[PLN Nusantara Power dan Batalyon 932/Sunan Bonang Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan di Tuban]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31962-pln-nusantara-power-dan-batalyon-932sunan-bonang-bersinergi-perkuat-ketahanan-pangan-di-tuban</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31962-pln-nusantara-power-dan-batalyon-932sunan-bonang-bersinergi-perkuat-ketahanan-pangan-di-tuban</guid>
                    <pubDate>Sun, 10 May 2026 21:54:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Tuban, MEMANGGIL.CO – PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Tanjung Awar-awar terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di ]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tuban, MEMANGGIL.CO </strong>&ndash; PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Tanjung Awar-awar terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tuban.</p>
<p>Salah satunya melalui pendampingan kepada Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 932/Sunan Bonang untuk mempelajari program CSR unggulan Si Pandu dan Desi.</p>
<p>Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Yunan Kurniawan mengatakan, sinergi ini merupakan bentuk kerja sama antara perusahaan dengan aparat teritorial dalam memperkuat program pembangunan di wilayah Tuban.</p>
<p>Menurutnya, fokus kerja sama diarahkan pada peningkatan kapasitas personel batalyon agar mampu mendukung berbagai program pembangunan di lapangan, terutama di bidang ketahanan pangan.</p>
<p>Implementasinya dilakukan melalui pembelajaran langsung pada program CSR unggulan PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, yakni Si Pandu dan Desi. Program tersebut mengusung konsep agrikultur terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Melalui program ini, personel Batalyon mendapatkan pengalaman praktik terkait pengelolaan pertanian, peternakan, hingga pengolahan limbah yang terintegrasi,&rdquo; ujar Yunan Kurniawan dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Selain meningkatkan kapasitas personel batalyon, sinergi ini juga diharapkan mampu mendukung efektivitas implementasi program pemerintah di lapangan.</p>
<p>Di sisi lain, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar bersama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 932/Sunan Bonang optimistis kerja sama tersebut dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.</p>
<p>&ldquo;Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berdaya guna,&rdquo; pungkasnya.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/tni.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kolaborasi penguatan sektor ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tuban. (dok, memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Heboh Video Duel Sengit Baku Hantam di Area Pasir Silika Tuban]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31961-heboh-video-duel-sengit-baku-hantam-di-area-pasir-silika-tuban</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31961-heboh-video-duel-sengit-baku-hantam-di-area-pasir-silika-tuban</guid>
                    <pubDate>Sun, 10 May 2026 14:24:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Tuban, MEMANGGIL.CO – Sebuah video duel sengit dua pekerja di area pencucian pasir silika kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, J]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tuban, MEMANGGIL.CO</strong> &ndash; Sebuah video duel sengit dua pekerja di area pencucian pasir silika kawasan Bumen, Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial dan jadi pesan berantai WhatsApp, Minggu (10/5/2026).</p>
<p>Dalam rekaman video amatir yang beredar, dua pria terlihat terlibat baku hantam di tengah lokasi kerja pencucian pasir silika.&nbsp;</p>
<p>Perkelahian itu pun sontak menjadi tontonan sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.</p>
<p>Keduanya tampak saling melayangkan pukulan hingga akhirnya sama-sama tersungkur di atas hamparan pasir silika. Meski sudah jatuh ke tanah, duel panas tersebut masih terus berlanjut.</p>
<p>Bahkan, kedua pekerja itu terlihat saling mengunci tubuh sambil terus berusaha menyerang satu sama lain.&nbsp;</p>
<p>Situasi di lokasi pun sempat memanas karena keduanya sama-sama emosi dan enggan mengalah.</p>
<p>Tak lama berselang, sejumlah pekerja lain langsung turun tangan untuk melerai perkelahian tersebut.&nbsp;</p>
<p>Dua perempuan juga terlihat ikut membantu menenangkan suasana agar duel tidak kembali terjadi.</p>
<p>Meski sempat dipisahkan, kedua pria itu masih terlihat emosi dan beberapa kali berusaha mendekat untuk kembali berduel.</p>
<p>Belum diketahui secara pasti penyebab perselisihan yang memicu perkelahian antarpekerja tersebut.&nbsp;</p>
<p>Namun demikian, pihak kepolisian memastikan persoalan itu telah diselesaikan secara damai.</p>
<p>&ldquo;Sudah diselesaikan secara kekeluargaan,&rdquo; ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono.</p>
<p>Lebih lanjut, hingga kini polisi masih belum mengetahui secara pasti pemicu duel sengit dua pekerja di area pasir silika tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/duel.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Terlihat duel sengit dua pekerja di area pasir silika Kabupaten Tuban. (dok, memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Sengit! Ismail dan Mochammad T. Chusain Pimpin Klasemen Pekan Kedua HGI City Cup]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31960-sengit-ismail-dan-mochammad-t-chusain-pimpin-klasemen-pekan-kedua-hgi-city-cup</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31960-sengit-ismail-dan-mochammad-t-chusain-pimpin-klasemen-pekan-kedua-hgi-city-cup</guid>
                    <pubDate>Sun, 10 May 2026 10:59:52 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya, MEMANGGIL.CO – Kompetisi mind sport (olahraga pikiran) bergengsi HGI City Cup resmi memasuki pekan kedua dengan tensi persaingan yang semakin m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17.6px;"><strong>Surabaya, MEMANGGIL.CO </strong>&ndash; Kompetisi mind sport (olahraga pikiran) bergengsi HGI City Cup resmi memasuki pekan kedua dengan tensi persaingan yang semakin memanas.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Turnamen domino yang digelar secara tatap muka di Grand City Surabaya ini mempertemukan puluhan pemain terbaik dari berbagai wilayah di Jawa Timur.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Hingga hari keempat pekan kedua, Sabtu,9 Mei 2026, persaingan di papan atas klasemen berlangsung sangat ketat.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Berdasarkan akumulasi skor sementara, Ismail dan Mochammad T. Chusain berhasil memimpin di posisi puncak dengan raihan 18 poin. Posisi mereka dibayangi oleh Sukamto dengan 11 poin dan Heru Sugih Harto dengan 10 poin.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Turnamen yang dijadwalkan berlangsung selama delapan minggu ini menunjukkan fase penyaringan pemain yang semakin selektif.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Jika pada pekan pertama tercatat 49 pemain, pada pekan kedua ini terdapat 40 pemain yang bertarung memperebutkan posisi Top 4.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Dalam ajang mind sport tersebut, format pertandingan menggunakan sistem gugur bertahap, yakni pada hari Rabu dan&nbsp; Kamis melakukan penyaringan awal untuk mencari 4 pemain terbaik dari masing-masing sesi.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Kemudian pada akhir pekan akan ada&nbsp; 8 pemain terbaik bertarung mengumpulkan poin tertinggi.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Sedangkan di hari Minggu merupakan penentuan juara mingguan berdasarkan total akumulasi poin.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Setiap laga dimainkan dalam dua babak dengan durasi total satu jam. Durasi ini menuntut konsentrasi tinggi dan konsistensi strategi dari para peserta yang berasal dari Surabaya, Gresik, Pasuruan, hingga Sidoarjo.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Salah satu pemimpin klasemen, Ismail, mengaku pengalaman bertanding di platform daring memberikan keunggulan tersendiri.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">"Saya sudah terbiasa mengikuti turnamen online HGI, jadi lebih siap di turnamen offline ini. Persaingannya sangat seru dan menegangkan," katanya,Sabtu, 9 Mei 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Ditempat yang sama, Perwakilan HGI, Ray, mengatakan,&nbsp; gelaran ini merupakan misi besar untuk mengubah stigma domino menjadi olahraga strategi yang profesional.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">"HGI City Cup kami hadirkan untuk mendorong domino sebagai mind sport yang modern. Dengan sistem digital dan live streaming, kami ingin menghadirkan pengalaman turnamen yang profesional dan terbuka bagi semua," ungkapnya.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Ia menambahkan, guna menjaga transparansi dan menjangkau audiens yang lebih luas, HGI menyediakan layanan live streaming melalui akun TikTok resmi HGI Kejuaraan.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">"Masyarakat dapat menyaksikan jalannya pertandingan secara real-time atau datang langsung ke lokasi pertandingan di Grand City Surabaya," pungkasnya.</span></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/238304.png" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[peserta mind sport HGI  (HGI/Memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Olahraga]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Hadir di Dialog Kebangsaan Unesa, Once Mekel dan Bimbim Soroti Carut-Marut Royalti dan Ketimpangan Sosial]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31959-hadir-di-dialog-kebangsaan-unesa-once-mekel-dan-bimbim-soroti-carut-marut-royalti-dan-ketimpangan-sosial</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31959-hadir-di-dialog-kebangsaan-unesa-once-mekel-dan-bimbim-soroti-carut-marut-royalti-dan-ketimpangan-sosial</guid>
                    <pubDate>Sun, 10 May 2026 10:57:18 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya, MEMANGGIL.CO  – Dua tokoh musik nasional, Once Mekel dan Bimbim Slank, memberikan kritik tajam terhadap tata kelola industri kreatif dan kondisi so]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 17.6px;"><strong>Surabaya, MEMANGGIL.CO</strong>&nbsp; &ndash; Dua tokoh musik nasional, Once Mekel dan Bimbim Slank, memberikan kritik tajam terhadap tata kelola industri kreatif dan kondisi sosial di Indonesia dalam diskusi Dialog Kebangsaan di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu, 9 Mei 2026.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Isu sentral yang diangkat meliputi kerumitan royalti musik, regulasi hak cipta, hingga konsistensi kritik sosial melalui karya seni.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​Once Mekel, yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi X DPR RI Bidang Kebudayaan dan Kesenian menyampaikan komitmennya untuk memperkuat regulasi hak cipta selama masa jabatannya.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Fokus utama yang sedang digarap adalah pengusulan RUU Hak Cipta untuk mengakhiri konflik antara pencipta lagu dan pengguna karya di ruang publik.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​"Fokus utamanya adalah memberikan pengaturan rasio pembayaran royalti di setiap tempat usaha, baik toko maupun kafe. Tujuannya mengakhiri perselisihan melalui aturan yang transparan," kata&nbsp; Once, Sabtu, 9 Mei 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​Ia mengungkapkan, posisinya di parlemen merupakan tanggung jawab untuk menjadi jembatan bagi seluruh pelaku seni, mulai dari musisi, pegiat film, hingga sastrawan, guna mendapatkan kepastian hukum atas karya-karya mereka.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​</span><span style="font-size: 17.6px;">​Di sisi lain, pendiri band Slank, Bimbim, menyoroti fenomena masuknya arus musik global seperti K-Pop ke pasar domestik.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Menurutnya, dominasi musik luar negeri bukan menjadi ancaman, melainkan pemicu inovasi bagi musisi lokal untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia yang melimpah.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​"Budaya kita itu lengkap banget dan banyak yang bisa dieksplorasi. Justru K-Pop atau musik dunia membuat kita lebih berpacu, bersaing, dan terinspirasi," teang&nbsp; Bimbim.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​</span><span style="font-size: 17.6px;">Selain isu industri, Bimbim juga menekankan moralitas dan kepedulian terhadap ketimpangan sosial.&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Ia menambahkan, Band Slank akan tetap konsisten membawa pesan-pesan lingkungan hidup, kritik sosial, dan gerakan anak muda dalam karya-karya mereka sebagai respon atas kondisi masyarakat saat ini.</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">​</span><span style="font-size: 17.6px;">​Kedua musisi ini sepakat bahwa merosotnya standar moralitas dan pendidikan menjadi tantangan besar bagi bangsa. Melalui posisi di Komisi X,&nbsp;</span></p>
<p><span style="font-size: 17.6px;">Once juga menekankan, penguatan kebudayaan harus berjalan beriringan dengan perbaikan sistem pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang memiliki karakter kuat di tengah derasnya arus globalisasi.</span></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/238429.png" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dialog Kebangsaan di Unesa. (Adji/Memanggil.co)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Abdul Rohman]]></dc:creator><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Daftar Hotel Populer di Surabaya 2026, Cocok untuk Staycation Akhir Pekan]]></title>
                    <link>https://memanggil.co/news-31958-daftar-hotel-populer-di-surabaya-2026-cocok-untuk-staycation-akhir-pekan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://memanggil.co/news-31958-daftar-hotel-populer-di-surabaya-2026-cocok-untuk-staycation-akhir-pekan</guid>
                    <pubDate>Sat, 09 May 2026 21:29:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Surabaya, MEMANGGIL.CO – Industri perhotelan di Surabaya terus menggeliat seiring meningkatnya aktivitas wisata, bisnis, hingga agenda meeting dan konser di K]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, MEMANGGIL.CO</strong> &ndash; Industri perhotelan di Surabaya terus menggeliat seiring meningkatnya aktivitas wisata, bisnis, hingga agenda meeting dan konser di Kota Pahlawan. Sejumlah hotel di berbagai kawasan Surabaya kini menawarkan fasilitas lengkap dengan lokasi strategis untuk memenuhi kebutuhan wisatawan maupun pebisnis.</p>
<p>Beberapa hotel bahkan menjadi pilihan favorit karena menghadirkan konsep berbeda, mulai dari hotel premium di pusat kota hingga penginapan modern dengan harga lebih terjangkau. Tingginya mobilitas masyarakat pada akhir pekan dan musim liburan juga turut mendorong okupansi hotel di Surabaya mengalami peningkatan.</p>
<p>Salah satu hotel yang banyak diminati wisatawan adalah JW Marriott Hotel Surabaya. Hotel bintang lima tersebut dikenal memiliki fasilitas premium, ballroom besar, hingga akses strategis menuju pusat bisnis dan pusat perbelanjaan di Kota Surabaya.</p>
<p>Pilihan lain berada di kawasan Tunjungan, yakni Hotel Majapahit Surabaya yang menawarkan nuansa sejarah dan bangunan heritage peninggalan kolonial. Hotel ini menjadi salah satu ikon wisata sejarah Surabaya karena memiliki keterkaitan dengan peristiwa perjuangan arek-arek Suroboyo.</p>
<p>Bagi wisatawan yang menginginkan hotel modern dengan akses langsung ke pusat perbelanjaan, Four Points by Sheraton Surabaya menjadi salah satu pilihan favorit. Hotel tersebut banyak dipilih keluarga maupun pebisnis karena terintegrasi dengan mal dan kawasan kuliner di Surabaya Barat.</p>
<p>Sementara itu, wisatawan dengan anggaran lebih hemat dapat memilih Yello Hotel Jemursari yang menawarkan konsep hotel modern dan kekinian. Selain harga kompetitif, hotel ini juga cukup strategis karena dekat dengan akses menuju Bandara Juanda dan kawasan industri Surabaya Selatan.</p>
<p>Pilihan hotel lainnya adalah Oakwood Hotel & Residence Surabaya yang mengusung konsep hotel sekaligus residence. Fasilitas kamar yang luas membuat hotel ini banyak dipilih tamu keluarga maupun tamu jangka panjang.</p>
<p>Pelaku industri perhotelan optimistis tren kunjungan wisatawan ke Surabaya akan terus meningkat sepanjang 2026. Selain menjadi kota bisnis, Surabaya juga dinilai memiliki potensi wisata sejarah, kuliner, dan hiburan yang semakin berkembang sehingga turut mendongkrak sektor perhotelan.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://memanggil.co/po-content/uploads/202605/jw-marriott-hotel-surabaya.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[JW Marriott Hotel Surabaya (Istimewa)]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[B. Wibowo]]></dc:creator><category><![CDATA[Lifestyle]]></category></item></channel></rss>