Kapan Malam Lailatul Qadar? Berikut Hadist dan Tanda-tandanya

Advertisement

MEMANGGIL.CO – Lailatul Qadar adalah malam yang didambakan oleh setiap umas Islam pada bulan Ramadan. Lailatul Qadar dimaknai sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sehingga ciri-ciri malam Lailatul Qadar ini perlu untuk diketahui.

Dengan mengetahui ciri-ciri malam Lailatul Qadar, umat Islam dapat memanfaatkan momen tersebut untuk memperbanyak ibadah.

Lalu, apa saja ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang wajib diketahui umat Islam? Berikut penjelasannya.

Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar dirahasiakan oleh Allah SWT sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memahami malam tersebut.

Hadist Rasulullah menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar ini terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam ganjil.

“Carilah Lailatulqadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari no. 2017).

Selain itu, terdapat 4 ciri-ciri yang bisa dijadikan patokan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar. Apa saja?

1. Suasana Malam Tenang

Pada malam itu, malaikat menurunkan ketenangan sehingga umat Islam merasakan hal yang berbeda dibandingkan dengan malam-malam sebelumnya. Pada malam itu, udara dan angin pun terasa tenang (tidak panas dan tidak dingin).

2. Malam Terlihat Sangat Cerah

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda: “Lailatulqadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan.” (Tahayalisi 349, Ibnu Khuzaimah 3/231, Bazzar 1/486, sanadnya hasan).

3. Matahari Terbit dengan Jelas

Pada saat menjelang malam Lailatul Qadar, paginya matahari akan terbit dengan jelas tanpa sinar yang terik dan dalam keadaan jernih.

4. Udara Terasa Tenang

Pada malam itu, udara terasa tenang (tidak begitu panas dan tidak begitu dingin). Dan pada pagi harinya matahari bersinar tidak terlalu terik dan berwarna kemerah-merahan.

Itulah ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang wajib diketahui umat Islam, semoga kita dapat memanfaatkan momen tersebut dengan baik. Wallahu A’lam Bishawab.

Penulis: Ani Maharani Azzahra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *