70 Persen Calon Jamaah Haji Lansia, Ini Upaya Yang Dilakukan Kemenag Sumedang

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat berbincang dengan calon jamaah haji yang sudah lanjut usia. di gedung islamic Center Sumedang. Rabu (23/4/2025).

JABAR MEMANGGIL- Kementrian Agama Kabupaten Sumedang gelar bimbingan manasik haji masal 1446 H Tahun 2025 tingkat Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan di gedung Islamic Center, Sumedang. Rabu (23/4/2025).

Baca juga: Satnarkoba Polres Sukabumi Kota Binluh Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Bimbingan manasik haji masal ini di ikuti sebanyak  872 calon jamaah  asal Sumedang yang di bagi menjadi 2 kloter yaitu kloter 3 dan 17 yang akan diberangkatkan pada 3 Mei dan 21 Mei 2025.

Bimbingan manasik haji masal ini langsung dibuka oleh bupati Sumedang Dony Ahmad munir dalam sambutannya Dony mendoakan agar pada calon jamaah haji lancar, selamat, dan berikan kekuatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

"Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, persiapkan lahir batin dan keilmuannya, dikuatkan niatnya ditata terus hatinya sehingga hajinya bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Baca juga: Ruang Kelas Ambruk, Siswa Belajar Lesehan di Ruang Perpustakaan dan Mushola

Dirinya menambahkan nanti para calon jamaah haji akan diberikan materi psikologi untuk menguatkan mental dan kesiapanya dan yakin mampu melaksanakan ibadah haji.

"Di sana bukan hanya tubuh yang diuji, tapi di sana juga kita akan diuji kesabaran, keikhlasan, dan keimanan. Jadi siapkan lahir dan batin kita," kata Bupati.

Baca juga: Kembali Raih Penghargaan Nasional, Bupati Dony Apresiasi Peran Baznas Sumedang

Sementara itu kepala Kemenag Sumedang, Hamzah Rukaman mengatakan untuk tahun ini para calon jamaah haji hampir 70 persen merupakan lansia sehingga panitia menitipkan kepada petugas haji untuk bertanggung jawab penuh pada saat keberangkatan hinga kembali lagi ke tanah air.

"Ada dua kloter kemudian Ada dua TPIH kemudian Ada 8 PHD dan Ada 4 petugas kesehatan mereka memiliki tugas yank cukup berat tetapi InsyaAllah sesudah diadakan pembekalan bisa kembali lagi ke tanah air" Tutupnya.

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru