Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Resmi Dilantik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Jumat (21/2/2025).

JABAR MEMANGGIL- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melantik Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii sebagai Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Jumat (21/2/2025).

Baca juga: Peringati HUT RI ke-80, Ketua Gerakan Cinta Prabowo Tanam Ratusan Pohon dan Ajak Warga Pilah Sampah di Puncak Ajip

Marsda TNI Mohammad Syafii menggantikan Marsekal Madya TNI Kusworo yang telah memasuki purna tugas. Marsda Mohammad Syafii yang sebelumnya menjabat Asisten Personalia (Aspers) Panglima TNI sejak 2024 dilantik menjadi Kepala Basarnas berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 34/TPA Tahun 2025.

Pelantikan dilaksanakan di Gedung Karya Kementerian Perhubungan, disaksikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pejabat Pimti Madya dan Pratama Kementerian Perhubungan, serta Pejabat Pimti Madya dan Pratama Basarnas.

Dalam sambutannya, Menhub menyampaikan keyakinannya bahwa dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Marsda Mohammad Syafii akan dapat menjalankan tugas sebagai Kepala Basarnas dengan baik.

Menhub juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kepemimpinan Marsdya TNI Kusworo selama memimpin Basarnas sebelumnya.

Baca juga: Operator Ekskavator Tewas Tertimbun Longsoran Sampah di TPSA Galuga

Menhub menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Basarnas atas kerja keras dan pengabdian tanpa kenal lelah dalam membantu masyarakat.

"Basarnas adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Tugas ini bukan hanya tanggung jawab biasa, tetapi merupakan tugas mulia yang sangat berarti bagi masyarakat," ucapnya.

Menhub mengajak seluruh jajaran Basarnas untuk terus mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat kemanusiaan dalam setiap tugas yang diemban.

Baca juga: SMP Negeri 2 Ciomas Bogor Meriahkan Hari Anak Nasional 2025 dengan "Pagi Ceria"

"Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak boleh diabaikan," tegasnya.

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru