MEMANGGIL.CO - Sesosok penemuan mayat seorang pria yang tergeletak kaku dengan penuh luka di tanah persilan hutan Sangkrah Petak 99, Dukuh Gedangklutuk, Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, akhirnya terungkap penyebabnya.
Versi warga yang menyaksikan penemuan mayat tersebut, Susilo mengungkapkan, ternyata penampakan sesosok mayat yang sebelumnya dikabarkan seperti bekas luka cakaran bukan karena dibunuh binatang buas.
Baca juga: Hari Batik Nasional, KAI Daop 8 Gandeng UMKM Binaan, Sulap Stasiun Gubeng Jadi Ruang Belajar Batik
"Itu dirubung (dikerubuti) semut. Lukanya yang tak ketahui tadi malam kayak bekas cakaran," ungkapnya pada Memanggil.co, Rabu (7/8/2024).
Dikatakan Susilo, penyebab meninggalnya pria bernama lengkap Sumijan itu diduga karena terjatuh hingga terbentur motor yang dibawanya ke tanah persilan.
Menurutnya, Sumijan diduga mengalami kondisi tubuh yang kurang fit hingga yang bersangkutan mengalami masuk angin duduk.
Baca juga: Jelang Munas VII APTIKOM, Jatim Soroti Pemerataan Manfaat dan Budaya Orang Dalam
"Orange itu belum sempat aktivitas, itu diperkirakan masuk angin duduk lalu jatuh di dekat motornya," kata Susilo.
Saat ini warga masyarakat banyak yang takziah ke rumah duka di Dukuh Gedangklutuk RT 09/ RW 04, Desa Kalinanas. Termasuk, Susilo juga datang ke tempat terakhir almarhum akan dikebumikan.
Baca juga: Umsura Berangkatkan 11 Mahasiswa Matana ke Ende NTT untuk Pemulihan Pasca Gempa
Diketahui, Mijan semasa masih hidup dikenal orang yang rajin bertani dan baik bermasyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
Editor: Redaksi
Editor : Redaksi