Surabaya, MEMANGGIL.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengoperasikan tiga Pos Jaga Perlintasan (JPL) baru mulai Jumat (09/10/2026).
Pengoperasian tiga pos tersebut merupakan bagian dari Program Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Tahun 2026. Program ini mencakup 15 titik prioritas.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, langkah ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
"Tiga Pos JPL baru ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengamanan di perlintasan sebidang yang menjadi titik prioritas," jelas Mahendro.
Adapun tiga pos yang telah beroperasi berada di wilayah Kota Surabaya, yakni JPL 10 dan JPL 13A di petak jalan Wonokromo-Sepanjang, serta JPL 393 di petak jalan Kandangan-Tandes.
Selain tiga pos yang telah beroperasi, 12 titik lainnya masih dalam proses pembangunan. Rinciannya, enam titik di Kabupaten Lamongan, dan masing-masing satu titik di Kabupaten Sidoarjo, Pasuruan, dan Bojonegoro, serta sisa titik di Surabaya.
Mahendro menjelaskan, program ini dilaksanakan secara bertahap dengan penyediaan fasilitas pendukung dan kesiapan petugas sesuai prosedur pengamanan perlintasan.
Selain peningkatan fasilitas, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
Pengguna jalan wajib mematuhi rambu dan sinyal peringatan, berhenti saat palang pintu tertutup, serta mendahulukan perjalanan kereta api.
"Keselamatan merupakan prioritas utama. Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang, sehingga setiap pengguna jalan harus disiplin dan tidak mengambil risiko saat melintas. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama," ujar Mahendro.
Editor : Abdul Rohman