3 Emas, 5 Perak, 3 Perunggu! Kickboxing Mojokerto Pulang Bawa 11 Medali

Reporter : Siswoyo Zies
KBI Kabupaten Mojokerto borong 11 Medali di Kejurprov Jatim.(Zies)

Mojokerto, MEMANGGIL.CO - Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Mojokerto pulang dari Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur dengan membawa 11 medali. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi kekuatan kickboxing Mojokerto sekaligus memunculkan target lebih tinggi untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Dari persaingan di Surabaya, atlet-atlet KBI Kabupaten Mojokerto berhasil mengamankan tiga medali emas, lima perak, dan tiga perunggu. Raihan ini bahkan melampaui target yang telah ditetapkan sebelum kejuaraan berlangsung.

Capaian tersebut ditopang pembinaan atlet di sejumlah tempat latihan, yakni Camp Ubalan Pacet, Camp Cobra Balai Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, serta Camp Bima Sakti Pacet. Para atlet turun di nomor ringsport maupun tatami sport dan menunjukkan kemampuan bersaing di tengah ketatnya pertandingan.

Pelatih KBI Kabupaten Mojokerto, Susilo, menyebut keberhasilan membawa pulang 11 medali bukan sekadar soal hasil di podium.

Menurut dia, penampilan para atlet juga memperlihatkan perkembangan dari sisi teknik, keberanian bertanding, hingga mental menghadapi tekanan lawan.

“Anak-anak menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Mereka berani bertarung, menjaga semangat sampai pertandingan berakhir, dan mampu membuktikan hasil latihan di arena. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujar Susilo, Senin (12/10/2026).

Meski melampaui target, KBI Kabupaten Mojokerto tidak ingin terlena dengan hasil tersebut. Evaluasi akan dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan atlet, baik dari sisi teknik, fisik maupun mental, sebelum memasuki persaingan di level berikutnya.

Susilo menegaskan, Kejurprov menjadi bahan penting untuk menyusun program latihan yang lebih terarah. Targetnya, atlet yang dipersiapkan menuju Porprov dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tidak hanya memiliki kemampuan bertanding, tetapi juga kesiapan menghadapi lawan dengan tingkat persaingan lebih tinggi.

Sementara itu, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bimpres) KBI Kabupaten Mojokerto, Edy Susanto, menilai persaingan dalam Kejurprov Jatim berlangsung ketat.

Para atlet peraih emas mampu tampil maksimal di kelas masing-masing, sedangkan peraih perak dan perunggu juga memberikan perlawanan hingga babak penentuan.

“Sebelas medali ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Kabupaten Mojokerto memiliki perkembangan yang patut diapresiasi. Namun, kami tidak boleh cepat puas. Masih ada sejumlah hal yang harus dievaluasi agar kemampuan atlet semakin matang saat menghadapi kejuaraan berikutnya,” ungkap Edy.

Edy juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Kabupaten Mojokerto, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), serta seluruh pihak yang telah mendukung pembinaan kickboxing di daerah tersebut.

Ke depan, KBI Kabupaten Mojokerto berencana memperkuat intensitas latihan dan memperketat seleksi atlet. Kesiapan teknik, kondisi fisik, serta mental bertanding akan menjadi perhatian dalam menentukan atlet yang layak masuk program persiapan menuju Porprov.

Susilo menegaskan, raihan 11 medali di Kejurprov harus menjadi pijakan untuk mengejar hasil yang lebih baik, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Persiapan menuju Porprov akan kami tingkatkan. Seleksi tetap dilakukan secara ketat, dan atlet harus menunjukkan keseriusan dalam latihan. Kami ingin hasil di Porprov nanti lebih baik dibandingkan capaian sekarang,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru