Gus Arief Resmikan Gedung Baru RSU Permata Blora

Reporter : Redaksi
Bupati Blora Gus Arief Rohman. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Bupati Blora Arief Rohman meresmikan gedung baru Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Blora, Rabu (14/10/2026). Gedung empat lantai tersebut dilengkapi 24 tempat tidur rawat inap kelas III sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), 10 tempat tidur Intensive Care Unit (ICU), dan empat ruang operasi.

Penambahan fasilitas itu ditujukan untuk memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit, khususnya bagi pasien yang membutuhkan perawatan intensif dan tindakan bedah. Pengembangan tersebut juga diharapkan mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Bupati Blora yang akrab disapa Gus Arief mengatakan, penambahan fasilitas rumah sakit perlu diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien.

“Gedung baru ini hendaknya tidak hanya menambah fasilitas, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas pelayanan yang semakin profesional, cepat, ramah, dan mengutamakan keselamatan pasien,” ujar Gus Arief seusai peresmian.

Ia meminta dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan mengutamakan keselamatan serta kepedulian dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, kenyamanan dan perhatian terhadap pasien menjadi bagian penting dari pelayanan kesehatan.

Gus Arief juga mengapresiasi kontribusi rumah sakit swasta dalam mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora. Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan terus diperkuat untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis.

Peresmian gedung baru tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Blora Edi Widayat, serta jajaran manajemen RSU Permata Blora.

Direktur RSU Permata Blora Zaenal Muttaqin mengatakan, pembangunan gedung baru merupakan bagian dari upaya rumah sakit memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.

Menurut Zaenal, tambahan kapasitas ICU dan ruang operasi diharapkan meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien dengan kondisi kritis maupun pasien yang memerlukan tindakan medis lebih kompleks. Pelaksanaannya tetap mengacu pada kompetensi tenaga kesehatan dan standar keselamatan yang berlaku.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas harus dibarengi dengan penguatan sumber daya manusia, penerapan prosedur operasional, pencegahan dan pengendalian infeksi, serta tata kelola rumah sakit yang profesional dan akuntabel.

“Rumah sakit yang baik tidak cukup hanya memiliki gedung yang megah dan peralatan modern. Rumah sakit juga harus menghadirkan tenaga kesehatan yang kompeten, budaya keselamatan yang kuat, serta kepedulian yang tulus kepada setiap pasien,” kata Zaenal.

RSU Permata Blora juga berkomitmen mengembangkan pelayanan unggulan, termasuk pelayanan mata dan tindakan bedah, dengan tetap memperhatikan mutu klinis serta keselamatan pasien.

Zaenal berharap koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Blora, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan semakin kuat agar masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dapat memperoleh pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan penambahan 24 tempat tidur rawat inap kelas III, 10 tempat tidur ICU, dan empat ruang operasi, gedung baru RSU Permata Blora menjadi bagian dari pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru