Damkar Blora Kerahkan 13 Personel dan Tiga Armada Tangani Kebakaran Rumah di Jepon

Reporter : Redaksi
Damkar Blora ketika berjibaku memadamkan api di rumah kosong RT 06 RW 04 Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. (Istimewa)

Blora, MEMANGGIL.CO - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Blora mengerahkan 13 personel dan tiga armada untuk menangani kebakaran rumah kosong di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Jumat (16/10/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke bangunan di sekitarnya.

Kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 12.10 WIB itu terjadi di rumah yang berada di RT 06 RW 04 Desa Tempellemahbang. Dalam penanganan tersebut, petugas Damkar berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga setempat.

Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Blora, Hariyanto Purnomo, mengatakan pengerahan personel dan armada disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lokasi kejadian.

“Dalam penanganan ini, kami mengerahkan 13 personel, dua unit mobil Damkar, dan satu tangki suplai. Petugas bersama BPBD dan warga melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi kejadian,” kata Hariyanto.

Menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman sumber api. Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengurangi risiko api menjalar ke bagian bangunan lain maupun lingkungan di sekitarnya.

Keterlibatan warga dan unsur terkait turut mendukung proses penanganan. Koordinasi di lapangan diperlukan agar proses pemadaman berlangsung efektif serta situasi di sekitar lokasi tetap terkendali.

Rumah yang terbakar mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai Rp200 juta, sedangkan laporan awal menyebut tidak ada korban jiwa.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hariyanto mengimbau masyarakat agar segera melapor ketika mengetahui adanya kebakaran. Kecepatan informasi dinilai penting agar petugas dapat segera bergerak dan melakukan penanganan.

“Apabila masyarakat melihat kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala serta memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman, terutama saat rumah ditinggalkan. Kewaspadaan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru