Blora, MEMANGGIL.CO - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, tak cukup hanya mengandalkan patroli polisi. Keterlibatan warga, pemerintah desa, hingga lingkungan sekolah juga menjadi bagian penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Polsek Jepon terus mendorong peran Bhabinkamtibmas agar lebih aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui sambang warga, musyawarah desa (musdes), penyuluhan di sekolah, hingga penguatan sistem keamanan lingkungan atau siskamling.
Kapolsek Jepon IPTU H.M. Junaidi mengatakan, Bhabinkamtibmas secara rutin memberikan imbauan dan penyuluhan ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas selalu memberikan imbauan dan penyuluhan kepada masyarakat,” ujar Junaidi kepada Memanggil.co, ditulis Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, sambang warga menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dapat bertemu langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi lingkungan serta mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.
“Dilakukan saat sambang warga,” katanya.
Tak hanya melalui kunjungan langsung, penyampaian pesan keamanan juga dilakukan dalam forum musyawarah desa. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga ketertiban.
“Melalui musdes, kami juga memberikan imbauan,” jelasnya.
Dorong Siskamling dan Kepedulian Warga
Polsek Jepon turut mendorong penguatan siskamling sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan di tingkat lingkungan. Ronda malam dan kepedulian warga terhadap situasi sekitar diharapkan dapat membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini.
Junaidi juga menyebut Bhabinkamtibmas melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan pencegahan dengan menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada kalangan pelajar.
Selain memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk menggali keluhan yang berkembang di lingkungan desa.
“Bhabinkamtibmas juga tatap muka dengan warga untuk menggali keluhan masyarakat,” ungkap Junaidi.
Pendekatan tersebut menempatkan komunikasi sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga kamtibmas. Informasi dan keluhan warga dapat menjadi bahan bagi kepolisian untuk memahami situasi di lapangan.
Lebih lanjut, Polsek Jepon berharap keterlibatan masyarakat, pemerintah desa, dan lingkungan pendidikan dapat memperkuat upaya menjaga keamanan secara bersama-sama. Selain itu, warga juga diharapkan aktif melaporkan potensi gangguan kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.
Editor : Redaksi