Sumedang Utara Rebut Juara Piala Dony Yoshua U-21, Kalahkan Cimanggung 1-0 dan Bawa Pulang Rp50 Juta

Reporter : Husni Nursyaf
Kecamatan Sumedang Utara keluar sebagai juara Piala Dony Yoshua U-21 Kabupaten Sumedang 2026 setelah menaklukkan Kecamatan Cimanggung dengan skor tipis 1-0

Sumedang, MEMANGGIL.CO - Sumedang Utara berhasil merebut gelar juara Piala Dony Yoshua U-21 Kabupaten Sumedang 2026 setelah menundukkan Kecamatan Cimanggung dengan skor tipis 1-0. Kemenangan dalam partai final di Stadion Ahmad Yani, Minggu (18/10/2026), itu mengantarkan Sumedang Utara membawa pulang hadiah sebesar Rp50 juta.

Final tersebut menjadi puncak turnamen sepak bola antarkecamatan yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini menjadi panggung bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang berkembang dalam pembinaan sepak bola di Kabupaten Sumedang.

Keberhasilan Sumedang Utara menempati posisi pertama sekaligus mengakhiri perjalanan kompetisi dengan hasil terbaik. Sementara itu, Cimanggung harus puas di posisi kedua setelah gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir.

Ketua Panitia Piala Dony Yoshua, Wawan Haryanto, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari panitia, perangkat pertandingan, aparat keamanan, peserta, hingga pihak pendukung. Menurutnya, kompetisi dapat berlangsung hingga partai final berkat kerja sama berbagai unsur.

Antusiasme masyarakat juga menjadi catatan tersendiri dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Wawan menyebut jumlah penonton yang terdata sejak awal kompetisi telah melampaui 10 ribu orang, sedangkan partai final disaksikan lebih dari seribu penonton.

Wawan turut menyampaikan terima kasih kepada Yoshua Sirait selaku inisiator yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kompetisi. Ia berharap turnamen tersebut dapat kembali digelar dengan penyelenggaraan yang lebih meriah pada tahun mendatang.

“Terima kasih kepada Pak Yoshua yang telah mendukung 100 persen kegiatan ini sampai selesai. Mudah-mudahan tahun depan turnamen ini bisa berlangsung lebih meriah lagi,” ujarnya.

Yoshua Pastikan Turnamen Diupayakan Berlanjut Setiap Tahun

Inisiator Piala Dony Yoshua, Yoshua Sirait, mengapresiasi kerja keras panitia yang mampu menyelenggarakan kompetisi selama sekitar dua bulan dengan tetap menjaga kondisi pertandingan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada TNI, Polri, dan seluruh pihak yang membantu menjaga keamanan serta kelancaran turnamen.

Yoshua secara khusus mengucapkan selamat kepada Sumedang Utara atas keberhasilan meraih gelar juara. Ia juga memberikan apresiasi kepada Cimanggung yang telah menunjukkan sportivitas hingga pertandingan final berakhir.

Menurut Yoshua, turnamen tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan sepak bola di Kabupaten Sumedang. Keberlanjutan kompetisi diharapkan memberikan ruang lebih luas bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

“Turnamen ini tidak menggunakan APBN maupun APBD sama sekali. Insyaallah, setiap tahun akan dilaksanakan kembali dengan harapan semakin baik dan meriah,” kata Yoshua.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir juga mengapresiasi penyelenggaraan Piala Dony Yoshua U-21. Ia menilai kompetisi antarkecamatan tersebut bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan pemain muda berbakat.

Dony berharap para pemain yang tampil dalam turnamen dapat terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi. Ia bahkan mendorong agar talenta-talenta dari Sumedang suatu saat bisa memperkuat klub besar seperti Persib Bandung hingga menembus Tim Nasional Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh panitia, wasit, perangkat pertandingan, aparat keamanan, dan para peserta yang telah menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat Sumedang,” ujar Dony.

Bupati juga mengapresiasi komitmen Yoshua Sirait, yang disebut sebagai investor Persib Bandung, dalam mendukung perkembangan sepak bola daerah. Menurutnya, kompetisi yang digelar secara berkelanjutan dapat membantu memperkuat pembinaan pemain usia muda sekaligus meningkatkan kualitas persaingan antarkecamatan.

Di hadapan para peserta, Dony mengingatkan bahwa kompetisi tidak semata-mata berbicara tentang kemenangan atau kekalahan. Pertandingan juga menjadi proses pembelajaran untuk memperbaiki kemampuan, membangun mental, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.

“Tidak akan ada kemajuan tanpa kita ikut berkompetisi. Tidak akan ada perubahan tanpa kita ikut berkompetisi. Dalam kompetisi bukan hanya ada pemenang, tetapi juga pembelajar yang terus berproses untuk menjadi pemenang,” tuturnya.

Pada akhir turnamen, Sumedang Utara menempati posisi pertama, disusul Cimanggung sebagai juara kedua. Sementara itu, Darmaraja berada di peringkat ketiga dan Tanjungsari menempati posisi keempat.

Keberhasilan penyelenggaraan Piala Dony Yoshua U-21 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Sumedang. Dengan kompetisi yang direncanakan berlanjut setiap tahun, turnamen ini diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan potensi dan mengejar prestasi di level yang lebih tinggi.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru