Persiapan Kurang dari Sebulan, Paskibra SMATAG Surabaya Sabet Juara Utama 1 Kejurda FORBASI Jatim dan Lolos Kejurnas

Reporter : Saputra
Tim Paskibra SMA 17 Agustus 1945 Surabaya (PAPBRASTAG).(Saputra/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Keterbatasan waktu persiapan tak menghalangi Tim Paskibra SMA 17 Agustus 1945 Surabaya (PAPBRASTAG) mengukir prestasi. 

Mereka berhasil meraih Juara Utama 1 dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORBASI Jawa Timur 2026.

Prestasi di kategori Variasi Formasi Musik (Varformus) U-19 itu sekaligus mengantarkan PAPBRASTAG lolos ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bandung, Jawa Barat, pada Desember 2026 mendatang.

Kejurda FORBASI Jatim 2026 berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 dengan melibatkan 234 peserta dari 20 kabupaten/kota. 

Di kategori Varformus, PAPBRASTAG harus bersaing ketat dengan 16 tim lain untuk memperebutkan tiket nasional.

Tidak hanya Juara Utama 1, PAPBRASTAG juga memborong penghargaan Best Danton dan Best Variasi, serta Juara 1 Utama Variasi Formasi Musik U-19. Seluruh anggota tim pun diganjar medali emas.

Menariknya, capaian itu diraih dengan persiapan yang sangat mepet. Salah satu anggota, Devan Resandriya, siswa kelas XI IPA-2 SMATAG Surabaya, mengungkapkan timnya hanya punya waktu kurang dari satu bulan untuk latihan.

"Kita hanya memiliki waktu persiapan kurang dari satu bulan. Dalam waktu singkat tersebut, kita prioritaskan kekompakan dengan menyusun dan menyelaraskan gerakan agar penampilan seluruh tim dapat berjalan serasi," terang Devan, Senin (19/10/2026). 

Tantangan bertambah karena jadwal lomba berdekatan dengan ujian akhir semester. Anggota tim harus membagi waktu antara akademik dan latihan menghafal gerakan.

"Walau banyak rintangannya, kita satu pasukan selalu menyempatkan belajar di saat latihan Paskib," kata Devan. 

Dari sisi penampilan, PAPBRASTAG mengandalkan ciri khas mereka sebagai Dancing Team. Ekspresi ceria dan penuh semangat menjadi kunci untuk menghibur juri dan penonton.

"Strategi khusus mungkin tidak ada, tetapi yang kami tanamkan saat tampil adalah ekspresi wajah yang harus terlihat ceria dan penuh semangat sesuai dengan nama tim dan variasi kami, yaitu Dancing Team, agar penonton maupun juri ikut terhibur," tambahnya.

Keberhasilan melaju ke Kejurnas menjadi pencapaian penting bagi sekolah. Devan berharap timnya bisa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional sekaligus menarik minat siswa lain untuk bergabung.

Ia pun berpesan agar siswa lain tidak mudah menyerah dalam meraih prestasi.

"Setiap pencapaian membutuhkan proses panjang yang harus dijalani dengan tekun, selangkah demi selangkah," pungkasnya.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru