Wujudkan Customer Intimacy, PLN UIT JBM Pastikan Pasokan Listrik PT Surya Pamenang dan PT Surya Zigzag Aman

Reporter : Adji
Manajemen PLN UIT JBM saat Audensi di PT Surya Pamenang dan PT Surya.Zigzag. (PLN UIT JBM/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat sinergi dengan para pelaku industri strategis guna menjaga mutu pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan serta audiensi manajemen PLN UIT JBM bersama Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun ke dua Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di Kota Kediri, yakni PT Surya Pamenang dan PT Surya Zigzag, pada Selasa, 20 Oktober 2026. 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mendalami kebutuhan operasional kedua perusahaan. 

Dalam forum tersebut, PLN UIT JBM memaparkan analisis konfigurasi jaringan transmisi, evaluasi sistem proteksi, kronologi jalur interkoneksi, hingga langkah preventif mitigasi anomali kedip tegangan.  

Selain itu, dilakukan pula penyelarasan jadwal pemeliharaan preventif instalasi gardu induk di lokasi pelanggan agar tidak mengganggu ritme produksi. 

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan, aksi jemput bola ini merupakan upaya perseroan dalam mempererat hubungan (customer intimacy) sekaligus menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. 

"Kunjungan berkala ke pelanggan KTT seperti PT Surya Zigzag dan PT Surya Pamenang merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan kelistrikan PLN mampu menopang kebutuhan lini produksi secara presisi. Momen ini terasa makin istimewa karena dilaksanakan menjelang peringatan HLN ke-81," kata Ika dalam keterangan resminya, Kamis, 22 Oktober 2026. 

Sementara itu, Manajemen PT Surya Zigzag dan PT Surya Pamenang memberikan apresiasi atas langkah proaktif serta konsistensi PLN dalam menjaga stabilitas pasokan daya. Pihak industri juga memuji respons cepat tim teknis PLN di lapangan saat berkoordinasi. 

Ika juga menambahkan, pasokan listrik yang aman, stabil, dan andal merupakan denyut nadi utama kelancaran operasional industri.  

"Hal ini dinilai berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat, serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah," pungkas Ika.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru