Tuban, MEMANGGIL.CO - Bursa calon Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Tuban menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XII mulai menjadi perhatian. Nama Wahidah Faizatin, yang akrab disapa Titin, disebut mendapat dukungan dari sejumlah kader di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) menjelang konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Kampus IIK NU Tuban.
Dukungan tersebut disampaikan sejumlah kader yang menilai pengalaman organisasi, proses kaderisasi, serta gagasan transformasi digital menjadi hal penting untuk kepemimpinan Fatayat NU Tuban ke depan.
Sekretaris PAC Fatayat NU Singgahan, Minarsih, S.Pd., mengatakan Titin dinilai memahami dinamika organisasi mulai dari tingkat ranting hingga cabang. Menurutnya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan arah kepemimpinan mendatang.
“Sahabati Titin adalah kader yang tumbuh melalui proses kaderisasi yang panjang. Beliau memahami kebutuhan ranting, PAC, hingga tantangan organisasi di era digital. Kami melihat beliau mampu menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi,” kata Minarsih, Sabtu (24/10/2026).
Minarsih juga menyoroti perjalanan organisasi Titin, mulai dari IPPNU dan PMII hingga pengalaman memimpin PAC Fatayat NU. Rekam jejak tersebut, menurut dia, menjadi bekal untuk memahami kebutuhan kader sekaligus menggerakkan organisasi dari tingkat bawah.
Kader Muda Soroti Transformasi Digital
Dukungan terhadap Titin juga datang dari Ketua PAC Fatayat NU Grabagan, Usnul Qoimah. Ia berharap kepemimpinan Fatayat NU Tuban mendatang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
“Kami ingin Fatayat NU Tuban menjadi organisasi perempuan yang modern, profesional, dan dekat dengan generasi muda. Visi transformasi digital yang dibawa sahabati Titin sangat relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar Usnul.
Ia menilai Konfercab XII menjadi momentum bagi kader untuk menentukan arah organisasi dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, inovasi perlu berjalan beriringan dengan penguatan kaderisasi dan nilai-nilai yang menjadi dasar gerakan Fatayat NU.
“Konfercab kali ini adalah momentum perubahan. Kami membutuhkan pemimpin yang memiliki keberanian untuk berinovasi, tetapi tetap mengakar pada nilai-nilai Aswaja. Sosok itu kami lihat ada pada Sahabati Titin,” tambahnya.
Arah Baru Fatayat NU Tuban Jadi Sorotan
Gagasan yang diusung Wahidah Faizatin mengangkat tema “Bersinergi dalam Kaderisasi, Mendorong Transformasi Digital Organisasi.” Gagasan tersebut menyoroti penguatan proses kaderisasi, pemanfaatan teknologi dalam tata kelola organisasi, serta upaya meningkatkan peran perempuan di tengah masyarakat.
Wahidatul Nikmah, tokoh perempuan yang juga Ketua TP PKK Desa Sugihan, menyatakan kesiapan untuk mendorong kolaborasi lintas organisasi. Ia berharap kepemimpinan Fatayat NU ke depan dapat memperluas kerja sama dan memperkuat kontribusi organisasi bagi perempuan serta masyarakat.
Meski dukungan terhadap Titin disuarakan sejumlah kader, Konfercab XII tetap menjadi forum organisasi untuk menentukan kepemimpinan PC Fatayat NU Kabupaten Tuban periode berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.
Hasil konferensi nantinya akan menentukan siapa yang dipercaya memimpin organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama di Tuban sekaligus menerjemahkan agenda kaderisasi, penguatan organisasi, dan adaptasi digital dalam program kerja nyata.
Editor : Redaksi