Pasar Hewan Lamongan Larang Pedagang Jual Hewan Kurban Sakit

Reporter : Khusni Mubarok
Suasana Pasar Hewan Kabupaten Lamongan, Senin (12/06/2023).

MEMANGGIL.CO - Menjelang idul adha, transaksi jual beli hewan kurban di Pasar Hewan Kabupaten Lamongan, mengalami peningkatan. Pantauan di lokasi, Senin (12/06/2023) pagi, para pedagang maupun pembeli silih berganti datang ke pasar hewan setempat.

Ramainya kondisi pasar, juga dibarengi dengan kenaikan harga hewan kurban, baik kambing maupun sapi. Sapi lokal siap kurban yang biasanya dijual antara 19 juta hingga 20 juta rupiah. Kini naik antara 1 juta hingga 1,5 juta per ekornya.

Baca juga: Lamongan Sabet Dua Penghargaan FESyar 2026, Pacu Pengembangan Industri Halal dan Wisata Ramah Muslim

Sementara harga kambing siap kurban juga mengalami kenaikan 400 ribu hingga 500 ribu rupiah per ekornya. Kenaikan harga ini terjadi sejak sepekan terakhir.

Menurut para pedagang hewan kurban, kenaikan ini diprediksi akan kembali terjadi sepekan menjelang hari raya kurban. “Harga kambing dan sapi kurban sudah mulai naik mas. Akan naik lagi mungkin seminggu jelang kurban. Biasanya begitu,” jelas Suparti, pedagang hewan kurban.

Baca juga: Niat Dalami Penanganan ODGJ, Polisi Baik Lamongan Lanjut Studi Magister Psikologi di Unesa

Sementara itu, Kepala Pasar Hewan Lamongan, Bari Susanto mengungkapkan, pihaknya melakukan penyekatan di pintu masuk pasar hewan setempat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit menular hewan kurban, yakni LSD dan PMK.

Lanjutnya, petugas pasar hewan setempat juga melarang para pedagang menjual hewan kurban yang kondisinya sakit. Sementara itu, sirkulasi hewan ternak yang masuk di pasar hewan setempat, saat ini juga mengalami kenaikan.

Baca juga: EXTRANAS VIII Resmi Dibuka di Lamongan, Kemenag Dorong Madrasah Berdaya Saing Global

“Untuk mencegah LSD dan PMK kami lakukan penyekatan di pintu masuk pasar. Kemarin juga kami lakukan penyemprotan. Yang terpenting, pedagang juga dilarang menjual hewan kurban yang kondisinya sakit,” terang Kepala Pasar Hewan Lamongan.

Editor : Khusni Mubarok

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru