MEMANGGIL.CO - Untuk mendukung gebrakan BUMD Perumda Blora Wira Usaha (BWU), pemerintah setempat menyuntik anggaran dana ratusan juta rupiah. Yaitu sebesar Rp 750 juta.
Hal ini penting dilakukan supaya perusahaan berpelat merah itu bergeliat, syukur-syukur ke depannya bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca juga: Lapas Sukabumi Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Diduga Narkoba, Total 12,83 Gram
"Akumulasi dari tahun 2023 kemarin Rp 350 juta karena tidak terserap, terus tahun ini Rp 400 juta dijadikan satu totalnya Rp 750 juta," jawab Direktur Utama BUMD Perumda BWU, Yuli Abdul Hakim pada Memanggil.co, Jumat (21/06/2024).
Pria yang akrab disapa Iim Tabah ini mengaku, Bupati Blora berharap BUMD Perumda BWU memprioritaskan apotek Sukawaras yang terletak di samping rumah dinas Wakil Bupati Blora supaya bergeliat terlebih dahulu.
Baca juga: Demo Forrbes di DPRD Rembang Memanas, Massa Soroti Dugaan Dokumen KUA-PPAS Fiktif dan Seleksi JPTP
"Karena apotek sudah berdiri kurang lebih tahun 1980-an dan sudah menjadi ikon sendiri Kabupaten Blora. Terus sama pertashop dan bengkel, itu menjadi harapan Bupati juga," katanya.
Lebih lanjut sebagai pucuk pimpinan, Iim Tabah berharap kepada masyarakat untuk tidak sungkan dan bosan memberikan saran maupun kritiknya.
Baca juga: Drama Kolosal "Merah Putih Bertanya" Bangkitkan Semangat Arek Surabaya di Jalan Tunjungan
"Ini untuk kebaikan kami di BUMD Perumda BWU. Entah itu saran baik atau pun nggak, tetap kami terima," ucapnya.
"Intinya kita tidak menutup kritik-kritik dari teman ataupun masyarakat Blora," tandas Iim Tabah menambahkan.
Editor : Redaksi