Erupsi Gunung Lewotobi, KPU Akan Siapkan Skenario Untuk Pilkada 2024 di NTT

Reporter : Ma'rifah Nugraha
Ketua KPU RI Mochammad Afiffudin (Memanggil.co/Antara)

MEMANGGIL.CO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah memantau perkembangan situasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

KPU akan melakukan konsultasi dan evaluasi skenario terbaik untuk menyelenggarakan pilkada di wilayah tersebut hingga H-7 pemungutan suara atau 20 November 2024.

Baca juga: Gus Sin Sambut Ramadan 1447 H, Ajak Warga Blora Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menyatakan pihaknya terus memantau situasi dan menunggu perkembangan lebih lanjut di daerah terdampak.

"Kami masih memantau dan menunggu laporan dari teman-teman kami di lapangan. Koordinasi dengan teman-teman di sana akan terus berlangsung hingga tanggal 20 November. Dan pada saat itu kami akan mempertimbangkan skenario terbaik," ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (13/11).

Afifuddin juga menjelaskan bahwa KPU daerah telah diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam mengupdate data pemilih yang terdampak erupsi, termasuk pemilih yang pindah lokasi, baik yang direlokasi maupun yang pindah secara mandiri. Menurutnya, pembaruan data ini penting agar hak pilih pemilih tetap terlindungi dan dapat menyalurkan suaranya pada 27 November 2024.

Baca juga: Lampion Menyala, Polemik Pengurus Masih Membayangi Imlek 2577 di Kelenteng Tuban

Dijelaskan, terdapat sekitar 37 tempat pemungutan suara (TPS) yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi dengan 29 TPS. Beberapa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga belum dilantik, sementara yang sudah dilantik sebagian belum menjalani bimbingan teknis (bimtek).

Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi NTT memastikan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Flores Timur tetap akan berlangsung meskipun dalam kondisi bencana.

Baca juga: Status Tersangka Tak Goyahkan 3 Kursi Kades, Pemkab Tuban: Kita Melangkah Sesuai Regulasi

Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, mengungkapkan bahwa tempat pemungutan suara (TPS) khusus akan dibangun di lokasi pengungsian untuk memastikan warga terdampak erupsi tetap dapat menggunakan hak pilihnya.

"Kami akan membangun beberapa TPS di lokasi pengungsian, sesuai dengan pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya," katanya.

Editor : Ma'rifah Nugraha

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru