Blora, MEMANGGIL.CO – Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling sibuk bagi jajaran Satreskrim Polres Blora. Di tengah usaha menjaga keamanan tetap stabil, mereka dihadapkan sejumlah perkara hukum.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kasatreskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, mengungkapkan bahwa ada dua perkara yang menjadi sorotan utama sekaligus tantangan terbesar sepanjang tahun ini.
Baca juga: Jalur Blora-Cepu Rawan Balap Liar Tiap Malam Minggu, Polsek Jepon Tingkatkan Patroli
“Kasus yang paling menantang sepanjang tahun 2025 adalah tindak pidana pembunuhan dan curanmor,” ujar Arifin, panggilannya pada Memanggil.co, Selasa (9/12/2025).
Kedua kasus itu bukan sekadar angka dalam laporan. Di lapangan, setiap detail jejak pelaku, motif, hingga pemetaan TKP tentunya membutuhkan kerja lebih tekun dari para penyidik.
Pembunuhan memaksa penyidik bergerak cepat sebelum bukti dan saksi mengabur. Sementara curanmor, yang kerap dilakukan secara terorganisir, perlu teknik penelusuran yang lebih sistematis.
Baca juga: Polisi Bubarkan Balap Liar di Jalur Blora-Cepu KM 09 Timur SPBU Jepon, 7 Motor Ditinggal Pemilik
Pucuk pimpinan Satreskrim Polres Blora memaparkan bahwa pada 2024, satuannya menangani 140 kasus, dengan 128 kasus berhasil tuntas.
Namun tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan, yakni 190 kasus masuk, dan 155 di antaranya telah diselesaikan.
Lonjakan itu tentunya menjadi alarm sekaligus pemacu Satreskrim Polres Blora. Di balik tekanan, selalu ada capaian yang dianggap penting.
Baca juga: RSUD Cepu Buka Suara Soal Rujukan Pasien yang Kerap Lama, Apa Kendalanya?
Ketika ditanya apa yang menjadi keberhasilan terbesar Satreskrim Polres Blora sepanjang 2025, Arifin menjawab singkat namun tegas.
“Tindak pidana pembunuhan dan pencurian," tandasnya.
Editor : Ahmad Adirin