MEMANGGIL.CO - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Blora Wira Usaha (BWU) sebelumnya memprihatinkan. Usaha yang dikelola perusahaan berpelat merah itu tidak mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Mirisnya lagi, mengemuka kabar dulunya malahan punya tunggakan kredit atau punya utang hingga miliaran rupiah di salah satu perbankan yang ada di Kabupaten Blora.
Baca juga: Ubaya Gelar Bali Festival 2026, Ajak Gen Z Lestarikan Budaya Bali
Merespons hal itu, Direktur Utama BUMD Perumda BWU, Yuli Abdul Hakim atau yang lebih akrab disapa Iim Tabah bersikap adem alias santai.
"Tahu (BUMD Perumda BWU punya tunggakan hingga miliaran di perbankan Blora)," jawabnya pada Memanggil.co, ditulis Sabtu (22/06/2024).
Iim Tabah bersikap adem ini adalah hal wajar. Sebab, dulu penanggungjawabnya bukanlah pihaknya. Besar kemungkinan utang kredit tersebut tidak akan dibayar oleh direksi BUMD Perumda BWU yang sekarang.
Susun Program Kerja
Diketahui, direksi perusahaan berpelat merah itu belum lama menjabat dan masih menyusun rencana program kerja jangka pendek, menengah dan panjang.Baca juga: Sasar Rumah Mewah, Pria Tak Dikenal Sekap Mama Muda di TubanĀ
Termasuk, juga masih menunggu suntikan dana dari Pemkab Blora supaya eksistensinya bergeliat dengan harapan mampu mendongkrak PAD.
Editor : Redaksi