Kembali Duduk di Kursi DPRD Blora, Gus Labib Soroti Tantangan Pileg 2024

Reporter : Ma'rifah Nugraha
H. Ahmad Labib Hilmy, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Labib kembali mendapatkan kepercayaan untuk duduk di kursi legislatif (Memanggil.co/Ma'rifah Nugraha)

MEMANGGIL.CO - Sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Blora hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 resmi dilantik hari ini, Selasa (27/8/2024).

Salah satu anggota yang kembali mendapatkan kepercayaan untuk duduk di kursi legislatif adalah H. Ahmad Labib Hilmy, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Labib.

Baca juga: Status Tersangka Tak Goyahkan 3 Kursi Kades, Pemkab Tuban: Kita Melangkah Sesuai Regulasi

Kepada awak media, Gus Labib mengungkapkan bahwa Pileg 2024 membawa tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun ini tantangannya luar biasa dan hasilnya juga sangat luar biasa," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah kompetisi yang sangat ketat, baik antar partai politik maupun di dalam internal partainya sendiri.

Baca juga: Waspada!, Penipuan Berkedok Kasat Reskrim Polres Tuban Incar Pengusaha Lewat WhatsApp

Selain itu, pemilu yang berbarengan dengan pemilihan presiden (Pilpres) membuat dinamika politik semakin sulit diprediksi.

"Jadi ini tantangannya sangat luar biasa dan Alhamdulillah dengan dinamika luar biasa ini saya masih bisa berkontribusi tahun ini," tambahnya.

Pesan Untuk Sang Adik yang Berhasil Terpilih Menjadi Anggota Dewan

Selain Gus Labib, sang adik, H. Ahmad Fahim Mulabby atau yang akrab disapa Gus Fahim, juga berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Blora periode 2024-2029. Menyikapi keberhasilan adiknya tersebut, Gus Labib memberikan pesan khusus.

Baca juga: Hampir Sepekan, Pemkab Tuban Ragu Bongkar Cuan dari Pajak Konser NDX AKA

"Alhamdulillah adik saya juga masuk dewan. Pesannya untuk adik saya adalah fungsi, tugas, dan wewenang DPRD harus benar-benar dipegang," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di komisi manapun, setiap anggota DPRD harus siap menghadapi berbagai tantangan dan konsekuensi yang akan datang.

Editor : Ma'rifah Nugraha

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru