Tuban, MEMANGGIL.CO – Empat penghuni kos di Tuban diciduk petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban setelah dinyatakan positif menggunakan sabu. Mereka terjaring dalam razia gabungan bersama kepolisian, TNI, dan Satpol PP, Jumat (7/11/2025).
Empat orang tersebut terdiri atas dua pria berinisial FL dan AG, serta dua wanita berinisial NV dan SR. Mereka dinyatakan positif sabu berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan terhadap 30 orang penghuni kos di empat lokasi berbeda di wilayah Bumi Ronggolawe, Tuban.
Baca juga: Blora Masuk TOP 10 IDEA Jateng 2026, Bukti Komitmen Kuat Inovasi Daerah
“Dari 30 orang yang dites urine, empat di antaranya positif pengguna sabu, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan,” ungkap Kepala BNNK Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono.
BNNK Tuban tidak berhenti pada hasil razia semata. Petugas akan mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri asal barang haram itu, termasuk siapa pemilik dan jaringan yang terlibat dalam peredaran sabu di kalangan penghuni kos.
“Tentu kami akan dalami dari mana mereka mendapatkan barang itu dan dengan siapa saja mereka menggunakannya,” tegas AKBP Bagus.
Keempat pengguna yang dinyatakan positif kini dibawa ke kantor BNNK Tuban untuk menjalani proses assessment dan pemeriksaan lanjutan. Petugas akan menilai tingkat kecanduan masing-masing guna menentukan langkah rehabilitasi yang sesuai.
Baca juga: Demi Skala Prioritas, Bupati Tuban Tunda Megaproyek Museum dan Art Space Rp39,9 Miliar
“Jika tingkat ketergantungan rendah akan dilakukan rawat jalan, namun jika berat akan dilakukan rawat inap,” terang AKBP Bagus.
Ia menambahkan, kegiatan razia tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNN RI dalam pelaksanaan Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
“BNNK Tuban bersama instansi terkait terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Tuban Bersih Narkoba,” tambahnya.
Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80, Bupati Tuban: Polri Beri Rasa Aman dan Jadi Pengayom Masyarakat
AKBP Bagus juga mengingatkan bahwa perkembangan narkotika saat ini semakin mengkhawatirkan. Banyak jenis baru bermunculan, bahkan sebagian ditemukan dalam kandungan rokok elektrik atau vape.
“Ini perlu diwaspadai bersama, karena peredaran narkotika kini semakin menyasar berbagai bentuk dan cara baru,” pungkasnya.
FOTO: BNNK Tuban ketika menggelar razia dengan sasaran penghuni kos-kosan.
Editor : Abdul Rohman