Blora, MEMANGGIL.CO – Mengawali hari pertama tahun 2026, Bupati Blora H. Arief Rohman mengajak jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Blora untuk memulai tahun dengan ikhtiar spiritual melalui Sholat Subuh berjamaah di Masjid Agung Baitunnur, Kamis (1/1/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan Khotmil Qur’an yang dipimpin Ustaz Izudin, Ustaz Shodikin, dan Ustaz Anwar Rohim.
Dilanjutkan pembacaan Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali yang diikuti 20 santri Ponpes Khozinatul Ulum bersama para jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Arief menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan Kabupaten Blora sepanjang 2025 tidak terlepas dari kerja keras sekaligus kekuatan doa.
Ia menegaskan sinergi ulama dan umara menjadi pilar penting dalam perjalanan daerah.
“Segala kemajuan dan keberhasilan tentu atas pertolongan Allah SWT serta sinergi seluruh elemen masyarakat. Terima kasih atas doa, dukungan, dan kolaborasi yang selama ini terbangun untuk kemaslahatan Blora,” ujar Gus Arief.
Baca juga: UMK Jawa Tengah 2026 Resmi Naik, Kota Semarang Tertinggi Capai Rp3,7 Juta
Menurutnya, tradisi spiritual seperti Subuh berjamaah, kepedulian terhadap anak yatim, dan lantunan sholawat menjadi energi batin yang menguatkan jalannya pemerintahan.
Memasuki tahun 2026, Gus Arief mengingatkan jajaran birokrasi agar tetap sigap, tangguh, dan tidak kendur dalam melayani masyarakat, meski tantangan ke depan semakin berat.
“Walau menghadapi berbagai keterbatasan, kita harus tetap optimis dan berkomitmen memberi pelayanan terbaik. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Baca juga: Waroeng Iwak Kali, Wisata Kuliner dan Keluarga di Tempuran Blora
Pada kesempatan itu, Bupati juga memohon doa restu dari para kiai dan tokoh agama agar Pemerintah Kabupaten Blora senantiasa diberi kelancaran dalam menunaikan amanah, sekaligus berharap Blora semakin religius dan berdaya.
Sebagai wujud kepedulian sosial, turut diserahkan santunan kepada sembilan anak yatim melalui Baznas Kabupaten Blora.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sarapan bersama di teras masjid sebagai simbol kebersamaan dan penguatan silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Editor : Redaksi