Tuban, MEMANGGIL.CO – Sejumlah jeriken dan wadah air berjajar menunggu giliran diisi. Para warga berdiri dan mengantre di tengah musim kemarau yang belum juga berakhir.
Di antara mereka, ada Nuryono (60), warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Pagi itu, ia datang untuk mendapatkan air bersih yang didistribusikan Polresta Tuban, Rabu (30/9/2026).
Baca juga: ESDM Tegaskan Tambang di Sekitar Embung Lodan Rembang Ilegal
Bagi Nuryono, air yang datang menggunakan truk tangki bukan sekadar bantuan. Air tersebut menjadi penopang kebutuhan sehari-hari ketika sumber air di desanya mulai mengering.
Wajahnya tampak lega ketika bantuan air bersih tiba. Ia bersama warga lainnya berharap pasokan tersebut dapat mencukupi kebutuhan keluarga, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.
Sebab, sudah berbulan-bulan masyarakat di desanya menghadapi kondisi kekeringan.
"Sejak bulan April belum turun hujan," kata Nuryono.
Kalimat singkat itu menggambarkan panjangnya penantian warga Desa Gesikan terhadap datangnya hujan.
Sementara sumber air yang selama ini menjadi tumpuan warga semakin berkurang.
Untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, hingga aktivitas rumah tangga lainnya, air bersih tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Ketika sumber air mulai mengering, bantuan dari luar menjadi sangat berarti.
"Mugi-mugi barokah kangge masyarakat sekitar," ucap Nuryono.
Ia berharap bantuan air bersih tidak berhenti sampai di sini. Selama hujan belum turun dan masyarakat masih kesulitan mendapatkan air, distribusi air bersih menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan.
Ketika Air Menjadi Barang Berharga
Apa yang dialami Nuryono bukan persoalan seorang diri.
Warga Desa Gesikan dan Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, kini sama-sama menghadapi ancaman krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan.
Kedua wilayah tersebut berada di kawasan yang selama ini kerap menghadapi persoalan kekurangan air ketika musim kemarau panjang datang.
Sumber-sumber air yang menjadi tumpuan masyarakat perlahan mengering. Kondisi itu membuat warga harus mencari cara agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.
Di tengah situasi tersebut, kedatangan bantuan air bersih terasa seperti kabar yang ditunggu.
Polresta Tuban kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.
Sebanyak 17 truk tangki diberangkatkan menuju sejumlah lokasi di Desa Gesikan dan Desa Ngandong.
Baca juga: Pacu Ekonomi Syariah, Fesyar Jawa 2026 Pertemukan UMKM Halal dan Masyarakat
Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan mengatakan, total air bersih yang disalurkan mencapai 88.000 liter.
"Total air bersih yang kita distribusikan mencapai 88.000 liter. Bantuan tersebut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat di delapan lokasi yang tersebar di dua desa, yakni Desa Gesikan dan Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban," ungkap Jazuli.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kekeringan.
Menurut Jazuli, Kecamatan Grabagan merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami kesulitan air bersih, terutama ketika musim kemarau panjang.
Pemerintah daerah bersama pemerintah kecamatan juga terus berupaya mencari solusi agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi.
"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengalami kekeringan," jelasnya.
Melihat Wajah Kekeringan dari Dekat
Bukan hanya mengirimkan bantuan, Kapolresta Tuban bersama jajaran Bhayangkari juga melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak kekeringan.
Sepanjang perjalanan menuju wilayah Grabagan, kondisi kekeringan terlihat cukup memprihatinkan.
Sumber air masyarakat mulai mengering. Di sisi lain, kebutuhan warga terus berjalan.
Baca juga: Candu Judi Online, Dua Pemuda Tuban Nekat Bobol 13 Sekolah
Di tengah kondisi tersebut, truk-truk tangki air menjadi pemandangan yang dinanti.
Bagi warga, kedatangan kendaraan pembawa air itu berarti ada persediaan yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
Ada rasa lega ketika air mulai mengalir memenuhi wadah-wadah yang telah disiapkan.
Bukan Hanya Air Bersih
Kehadiran Polresta Tuban di Desa Gesikan dan Desa Ngandong tidak hanya membawa puluhan ribu liter air.
Sejumlah warga lanjut usia dan masyarakat kurang mampu juga mendapatkan bantuan sosial.
Polresta Tuban turut menghadirkan pelayanan kesehatan melalui tenaga kesehatan dari Sidokkes Polresta Tuban.
Warga yang memiliki keluhan kesehatan dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan dan bantuan obat sesuai kondisi serta kebutuhan.
"Kalau ada warga yang memiliki keluhan kesehatan atau sedang sakit ringan, nanti bisa difasilitasi untuk mendapatkan pemeriksaan," terang Jazuli.
Editor : Abdul Rohman