Jakarta, MEMANGGIL.CO - Hari Kesaktian Pancasila diperingati secara nasional pada Kamis, 1 Oktober 2026. Selain pengibaran bendera dan rangkaian penghormatan dalam upacara, pembacaan doa menjadi salah satu bagian penting dalam prosesi peringatan tersebut.
Kementerian Kebudayaan telah menerbitkan pedoman penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026. Di dalam pedoman itu turut dimuat naskah doa yang menjadi bagian dari acara pokok upacara.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Upacara tingkat pusat dijadwalkan berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Bagi masyarakat, sekolah, instansi pemerintah maupun lembaga yang membutuhkan naskah doa untuk pelaksanaan upacara, berikut bacaan yang tercantum dalam pedoman resmi Hari Kesaktian Pancasila 2026.
Teks Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Bismillahirohmannirrohim.
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi,
Anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati.
Anugerahi kami untuk selalu menghargai.
Anugerahi kami kemampuan selalu berbakti.
Anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Segala,
Yang mengetahui terang dan gelap maksud tujuan.
Yang berkuasa atas kematian dan kehidupan.
Yang menganugerahkan kemuliaan para pahlawan.
Ya Allah, Tuhan yang merajut hati para pendahulu kami,
Mengilhami para pendiri ibu pertiwi.
Meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jati diri.
Ya Allah, Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri,
Jangan biarkan kami menjadi manusia yang tak tahu diri.
Menggerogoti tiang penyangga rumah tinggal kami.
Ya Allah, Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai napas kehidupan,
Engkaulah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian.
Dengan takdir-Mu Pancasila Engkau selamatkan.
Dengan pertolongan-Mu kami selalu bisa menatap masa depan.
Ya Allah, Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan,
Ya Allah, Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman.
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian.
Ya Allah, Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan.
Puji dan syukur akan selalu kami panjatkan.
Wahai Tuhan yang melembutkan hati,
Jauhkan kami dari iri dan dengki.
Jauhkan kami dari amarah yang membakar diri.
Jauhkan kami dari saling mencaci.
Jauhkan kami dari niat saling mencabik dan merusak negeri.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,
Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, orang tua kami, para pemimpin kami.
Sungguh, ampunan-Mu jauh lebih besar dari apa pun yang ada di bawah kolong langit-Mu di akhir zaman nanti.
Wahai Cahaya Maha Cahaya,
Terangi kami menuju jalan cahaya.
Menuju Indonesia Maju nan Sentosa.
Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqina adzabannar.
Walhamdulillahi robbil 'alamin.
Naskah tersebut tercantum dalam lampiran pedoman resmi penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026. Dokumen pemerintah juga menempatkan pembacaan doa sebagai salah satu rangkaian acara pokok dalam upacara.
Untuk pelaksanaan di tingkat pusat, doa dibacakan oleh Menteri Agama RI. Sementara pelaksanaan upacara di kementerian, daerah, dan satuan pendidikan menyesuaikan pedoman yang telah diterbitkan pemerintah.
Dengan demikian, teks doa Hari Kesaktian Pancasila 2026 tersebut dapat menjadi acuan bagi pelaksanaan upacara pada 1 Oktober 2026 sesuai ketentuan dalam pedoman pemerintah.
Editor : Redaksi