Blora, MEMANGGIL.CO - RSUD dr. R. Soeprapto Cepu terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui edukasi SADARI atau Periksa Payudara Sendiri yang digelar di Ruang Obgyn Center RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Sharing is Caring, Ayo SADARI Sejak Dini”. Edukasi diberikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mengenalkan cara sederhana untuk mengenali perubahan atau kelainan pada payudara sejak dini.

Dalam kegiatan itu, edukasi disampaikan oleh dua narasumber, yakni Nurviana, S.Ked. dan Nauli L., S.Ked. Keduanya memberikan penjelasan mengenai pentingnya mengenali kondisi payudara secara mandiri serta memahami tanda-tanda yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

SADARI menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan secara rutin. Dengan mengenali kondisi payudara sendiri, seseorang dapat lebih mudah mengetahui apabila terdapat perubahan yang sebelumnya tidak ditemukan.

Perubahan pada payudara tidak selalu berarti kanker. Namun, setiap perubahan yang tidak biasa perlu diperhatikan dan apabila ditemukan kelainan, masyarakat dianjurkan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam materi edukasi yang disampaikan, masyarakat diajak memperhatikan sejumlah perubahan pada payudara. Di antaranya muncul benjolan, perubahan bentuk atau ukuran payudara, perubahan pada kulit, hingga perubahan pada puting.

Perhatian juga perlu diberikan apabila puting tampak tertarik ke dalam atau terdapat keluarnya cairan yang tidak normal dari puting. Berbagai perubahan tersebut perlu dikenali sehingga pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan apabila memang diperlukan.

Melalui edukasi SADARI, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu ingin membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan payudara. Kesadaran tersebut dinilai penting karena seseorang menjadi lebih mengenal kondisi tubuhnya sendiri.

Peserta juga diberikan pemahaman bahwa deteksi dini bukan berarti harus menunggu munculnya keluhan berat. Justru, perhatian terhadap perubahan kecil yang tidak biasa dapat menjadi langkah awal untuk menentukan apakah seseorang membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya meluangkan waktu untuk melakukan SADARI secara rutin. Masyarakat juga diajak untuk tidak mengabaikan perubahan yang dirasakan maupun ditemukan pada payudara.

Edukasi kesehatan seperti ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Pengetahuan mengenai kesehatan payudara diharapkan tidak hanya berhenti pada peserta yang hadir, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Konsep “Sharing is Caring” yang diangkat RSUD dr. R. Soeprapto Cepu menekankan pentingnya berbagi informasi kesehatan. Semakin banyak masyarakat yang memahami cara mengenali perubahan pada payudara, semakin besar pula peluang terbangunnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan ketika ditemukan sesuatu yang tidak biasa.

Dalam materi edukasi, masyarakat juga diingatkan bahwa SADARI merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri. Namun, SADARI bukan pengganti pemeriksaan medis, terutama apabila ditemukan benjolan atau perubahan lain yang mencurigakan.

Masyarakat yang menemukan perubahan tidak biasa pada payudara dianjurkan segera memeriksakan diri kepada tenaga kesehatan. Pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui kondisi secara lebih tepat.

Kegiatan edukasi yang berlangsung di Ruang Obgyn Center tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian RSUD dr. R. Soeprapto Cepu terhadap kesehatan perempuan. Edukasi dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami agar masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

RSUD dr. R. Soeprapto Cepu juga mengajak masyarakat untuk tidak merasa takut atau malu membicarakan persoalan kesehatan payudara. Kesadaran untuk mengenali kondisi tubuh dan melakukan pemeriksaan ketika diperlukan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan.

Melalui kegiatan tersebut, pesan yang ingin disampaikan cukup sederhana, yakni kenali payudara, lakukan SADARI, dan segera periksa apabila menemukan perubahan yang tidak biasa. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan dalam menjaga kesehatan.

Edukasi SADARI di RSUD dr. R. Soeprapto Cepu berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kampanye agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan payudara dan memahami pentingnya deteksi dini.

Dengan adanya edukasi secara berkelanjutan, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui istilah SADARI, tetapi juga memahami tujuan dan pentingnya penerapannya. Kepedulian terhadap kesehatan payudara pun diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat, khususnya bagi perempuan.

RSUD dr. R. Soeprapto Cepu melalui kegiatan tersebut kembali mengingatkan bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari langkah yang sederhana. Luangkan waktu untuk SADARI, kenali perubahan pada payudara, dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika menemukan sesuatu yang tidak biasa.