Tuban, MEMANGGIL.CO – Kasus meninggalnya seorang pengemudi di ruang atas gudang PT Merak Jaya Benton, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 15.10 WIB, masih menyisakan sejumlah pertanyaan terkait proses penanganan medis yang diterimanya.

Pasalnya, pasien berinisial YAC (52), asal Banyuwangi ditemukan meninggal dunia setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Plumpang, Kabupaten Tuban.

Hingga Kamis (8/10/2026), sebanyak 12 pertanyaan konfirmasi yang disampaikan kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Roikan, belum mendapatkan jawaban.

Konfirmasi tersebut diperlukan untuk memperoleh penjelasan secara utuh mengenai kondisi dan penanganan pasien ketika berada di Puskesmas Plumpang sebelum akhirnya kembali ke tempat kerjanya.

Sebelumnya, pasien diketahui mengeluhkan kondisi kesehatan saat berada di PT Merak Jaya Benton.

Korban disebut mengalami sesak napas dan kemudian dibawa rekan kerjanya ke Puskesmas Plumpang untuk mendapatkan pemeriksaan.

Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU M Iksan, sebelumnya menjelaskan bahwa korban diarahkan ke poli umum dan menjalani pemeriksaan dokter.

Saat itu, ia mengaku korban mengeluhkan sakit pada bagian dada sebelah kiri. Selain itu, kulit dan mata korban disebut dalam kondisi menguning.

Petugas kemudian mengarahkan korban menjalani pemeriksaan laboratorium, termasuk pemeriksaan darah.

Namun, sembari menunggu hasil pemeriksaan, kondisi korban disebut semakin lemas. Karena menunggu cukup lama, korban kemudian memilih kembali ke PT Merak Jaya Benton.

Sesampainya di lokasi kerja, korban sempat beristirahat di dalam mobil sebelum kemudian berpindah ke lantai dua. Beberapa waktu kemudian, saksi mengecek kondisi korban dan mendapati korban dalam posisi bersandar pada dinding dengan menggunakan bantal.

Saat direbahkan, dari mulut korban disebut mengeluarkan sedikit busa. Korban kemudian diketahui sudah meninggal dunia.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menyebut korban meninggal dunia karena sakit.

12 Pertanyaan Belum Terjawab

Untuk memastikan informasi mengenai proses penanganan pasien tidak hanya bersumber dari keterangan kepolisian, konfirmasi kemudian disampaikan kepada Dinkes P2KB Kabupaten Tuban.

Sedikitnya terdapat 12 poin yang dimintakan penjelasan kepada Plt Kepala Dinkes P2KB Tuban, Roikan.

Pertanyaan pertama berkaitan dengan kronologi penanganan pasien sejak tiba di Puskesmas Plumpang hingga meninggalkan fasilitas kesehatan tersebut.

Selanjutnya, Dinkes dimintai penjelasan mengenai hasil pemeriksaan awal dokter, mengingat pasien saat itu mengeluhkan sesak napas, sakit dada sebelah kiri dan dalam kondisi lemas.

Pertanyaan berikutnya menyangkut pertimbangan medis pasien tidak direkomendasikan menjalani perawatan atau observasi lebih lanjut di puskesmas, melainkan diarahkan menjalani pemeriksaan laboratorium.

Dinkes juga dimintai penjelasan mengenai proses pemeriksaan darah, termasuk berapa lama pasien harus menunggu hasil laboratorium serta bagaimana pemantauan kondisi pasien selama menunggu.

Hal lain yang turut dikonfirmasi adalah ketersediaan ruang perawatan maupun fasilitas observasi di Puskesmas Plumpang saat pasien menjalani pemeriksaan.

Dinkes juga dimintai penjelasan berdasarkan rekam medis mengenai kondisi pasien saat berada di puskesmas, termasuk apakah keputusan pasien kembali ke tempat kerja merupakan keinginan pasien sendiri atau berdasarkan arahan petugas medis.

Selain itu, Dinkes ditanya mengenai kemungkinan evaluasi terhadap proses penanganan pasien, menyusul korban yang kemudian meninggal dunia setelah kembali ke lokasi kerja.

Pertanyaan penting lainnya adalah apakah prosedur penanganan yang diberikan kepada pasien saat itu telah sesuai dengan kondisi dan keluhan yang disampaikan.

Dinkes juga dimintai penjelasan mengenai hasil pemeriksaan medis yang dapat menggambarkan kondisi pasien sebelum meninggalkan Puskesmas Plumpang.

Terakhir, Dinkes dimintai imbauan kepada masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menangani pasien dengan keluhan seperti sesak napas, nyeri dada, atau kondisi kesehatan yang mengalami penurunan secara cepat.

Namun, sampai saat ini, 12 pertanyaan tersebut belum mendapatkan jawaban dari Plt Kepala Dinkes P2KB Tuban, Roikan.