Rembang, MEMANGGIL.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyiapkan anggaran Rp800 juta melalui APBD Perubahan 2026 untuk membenahi Stadion Krida Rembang. Anggaran tersebut dibagi untuk rehabilitasi fasilitas stadion sebesar Rp400 juta dan pembangunan asrama atlet dengan alokasi yang sama.

Dua proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada akhir 2026. Pembenahan ini menyasar sejumlah fasilitas stadion yang mengalami kerusakan, termasuk pagar pembatas lapangan yang roboh dan berkarat, toilet, atap tribun, serta tempat pengawas pertandingan.

Bupati Rembang Harno mengatakan, rehabilitasi dilakukan sebagai bagian dari penataan fasilitas olahraga di Stadion Krida. Selain memperbaiki bagian yang rusak, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Akan ada penataan di dalam stadion, kemarin ada pagar yang roboh kita perbaiki. Kemudian akan membangun asrama atlet,” ungkap Harno saat ditemui di sela peninjauan Pantai Binangun.

Selain perbaikan pagar dan tribun, penataan Stadion Krida Rembang juga mencakup rencana pembangunan kanopi di depan tribun VIP. Pemkab turut merencanakan penyediaan sumber air tanah untuk menunjang kebutuhan fasilitas di kawasan stadion.

Sementara itu, anggaran Rp400 juta untuk pembangunan asrama atlet disiapkan dengan lokasi yang direncanakan berada di sisi utara Stadion Krida Rembang, tepatnya di belakang kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pembangunan asrama tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan atlet sekaligus menambah fasilitas pendukung pembinaan olahraga di Kabupaten Rembang. Dengan adanya fasilitas tersebut, kawasan Stadion Krida diharapkan semakin memadai untuk mendukung kegiatan olahraga.

Tak hanya rehabilitasi stadion dan pembangunan asrama, Pemkab Rembang juga merencanakan pembangunan jogging track pada 2027. Fasilitas ini disiapkan untuk mengakomodasi masyarakat yang selama ini memanfaatkan Stadion Krida sebagai tempat berlari dan menjaga kebugaran.

Rencana pembenahan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Totok, warga Kelurahan Leteh, menilai kondisi pagar pembatas lapangan yang berkarat dan sebagian roboh memang perlu segera diperbaiki.

“Kalau diperbaiki bagus, Mas, memang harus diperbaiki, sudah roboh begini dan berkarat. Kalau ada jogging track juga oke, karena setiap hari banyak warga yang lari-lari di stadion,” ujarnya.

Menurut Totok, keberadaan jogging track akan menambah kenyamanan masyarakat yang rutin berolahraga di Stadion Krida. Ia berharap rencana pembangunan tersebut dapat direalisasikan sehingga warga memiliki fasilitas olahraga yang lebih layak.

Ia juga berharap fasilitas yang telah diperbaiki nantinya dijaga dan dirawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Dengan demikian, Stadion Krida tidak hanya menunjang pembinaan atlet, tetapi juga menjadi ruang aktivitas olahraga bagi masyarakat umum.

Melalui anggaran Rp800 juta pada APBD Perubahan 2026 dan rencana pembangunan jogging track pada 2027, Pemkab Rembang menyiapkan penataan bertahap kawasan Stadion Krida. Pelaksanaan proyek pada akhir tahun ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi fasilitas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna stadion.