Surabaya, MEMANGGIL.CO - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memperkuat kolaborasi pentahelix dengan menggandeng media dan industri untuk hilirisasi riset mahasiswa dan dosen.
Dekan Fakultas Vokasi Unair Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., M.M., Ph.D. mengatakan langkah ini untuk memastikan hasil inovasi 20 program studi yang ada tidak hanya berhenti di jurnal ilmiah, melainkan menjadi aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Menurut Dian, selama ini banyak kegiatan dan inovasi Vokasi Unair yang belum mendapatkan eksposur memadai. Padahal potensinya besar untuk dikenalkan ke publik.
"Selama ini dengan 20 prodi, banyak sekali kegiatan dan inovasi yang dihasilkan yang mungkin belum ter-capture secara luas. Harapan kami, dengan hadirnya teman-teman media nasional dan internasional, benar-benar membuka wawasan baru bagi masyarakat," jelasnya, Jumat (09/10/2026).
Dian menambahkan, media memiliki peran strategis sebagai perantara antara kampus dan industri.
Sinergi tersebut dibutuhkan untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membangun branding inovasi kampus.
"Kinerjanya sudah luar biasa saat ini, tetapi mungkin masih dalam lingkup lokal. Kami ingin lebih luas secara nasional dan semoga bisa sampai internasional," tuturnya.
Kolaborasi tersebut juga mendapat dukungan dari sektor industri. PT NoLimit Teknologi Indonesia memberikan 100 lisensi dashboard media monitoring gratis bagi mahasiswa Vokasi Unair.
CEO PT NoLimit Teknologi Indonesia Aqsath Rasyid Naradhipa menjelaskan, lisensi tersebut untuk praktik big data dan AI, mulai dari monitoring isu, campaign planning, hingga media planning.
"Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik sebelum memasuki dunia kerja," ujarnya.