Surabaya, MEMANGGIL.CO - Fakultas Kedokteran (FK) UPN Veteran Jawa Timur menggandeng Profesor dari Oxford University untuk pengembangan desa binaan di Desa Kemantren, Mojokerto, Jawa Timur.
Kerjasama ini ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang dihadiri Dekan FK UPN Veteran Jatim Prof dr Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., M.MB., Ph.D., Sp.KKLP., Subsp.FOMC dan Profesor Royal Fellowship dari Oxford University, Prof Hafiz Khan.
Kerja sama FK UPN Veteran Jatim dengan Oxford University telah berlangsung sejak tahun lalu melalui kuliah tamu, riset bersama, publikasi jurnal Q1 Scopus, serta penulisan chapter di penerbit internasional Elsevier dan Springer.
Tahun ini, kolaborasi diperluas ke bidang pengabdian masyarakat. Tim FK UPN Veteran Jatim telah melakukan survei ke sejumlah desa di Madura dan Mojokerto.
Dari hasil seleksi, Desa Kemantren, Mojokerto dipilih sebagai pilot project desa binaan.
Desa tersebut dipilih karena memiliki banyak penduduk lanjut usia (lansia). Hal ini selaras dengan kepakaran Prof Hafiz Khan di bidang geriatri dan aging society.
Program yang akan dijalankan meliputi pendampingan lansia agar menua dengan sehat dan berkualitas, serta penguatan desa siaga bencana.
"Karena kita kedokteran bencana, kita juga ingin menyiapkan desa yang siaga bencana dan siaga dalam hal kesehatan," ujar Prof dr Rika, Sabtu (10/10/2026).
Selain di wilayah rural Mojokerto, penelitian juga akan dilakukan di wilayah urban Surabaya dengan menggandeng delapan puskesmas.
"Program desa binaan ini ditargetkan dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat dalam lima tahun ke depan," kata Prof dr Rika. .
Sementara itu, Prof Hafiz Khan menyebut, sebelumnya berencana melakukan satu penelitian tentang penuaan (aging research), dan akan dilakukan dalam waktu 6 bulan atau 1 tahun.
Namun, wilayah tersebut dipilih secara hati-hati agar dapat melakukan beberapa intervensi kesehatan masyarakat.
"Oleh sebab itu, ini akan menjadi semacam penelitian terapan bagi mahasiswa kedokteran. Mereka dapat melihat bagaimana hal-hal berubah atau membaik melalui semacam intervensi seperti edukasi, memberikan pengobatan yang tepat, atau melakukan semacam olah fisik atau apa pun,” terangnya.
Selain kolaborasi di bidang pengabdian masyarakat, kerjasama juga mencakup bidangnya akademik dan riset.
Di bidang akademik, FK UPN Veteran Jatim membahas peluang kolaborasi agar mahasiswa Indonesia dapat melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di luar negeri, salah satunya di Oxford University.
"Rencananya agar mahasiswa dari Indonesia nanti bisa sekolah. Bagaimana caranya agar mahasiswa dapat lanjut sekolah S2 S3 di university," ujar Prof Hafiz Khan.
Selain membuka jalur studi lanjut, kerja sama juga meliputi pendampingan penyusunan riset yang berkualitas agar dapat dipublikasikan di jurnal bereputasi internasional.
"Bagaimana membuat iset yang bagus nanti bisa publish di jurnal yang bereputasi. Jadi kalau kita publish itu kan ada tingkatannya agar dapat masuk ke tingkat internasional," kata Prof Hafiz.
Melalui publikasi internasional tersebut, diharapkan reputasi kampus semakin dikenal luas dan dapat memberikan kontribusi nyata bagi bidang pendidikan.
Program ini juga terkait dengan spesialisasi FK UPN Veteran Jatim di bidang kedokteran bencana.