Tuban, MEMANGGIL.CO – Lapangan tenis bukan sekadar tempat mengejar kemenangan. Lebih dari itu, lapangan bisa menjadi ruang untuk menempa kemampuan, membangun mental bertanding, dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Semangat inilah yang ingin dibangun melalui Antara Tennis Party 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Turnamen yang diikuti 120 pasangan dari 13 daerah tersebut menjadi langkah untuk memperluas kompetisi sekaligus memperkuat perkembangan komunitas tenis di Tuban.

Untuk pertama kalinya, Antara Tennis Party digelar secara terbuka (open), sehingga mampu menjangkau peserta dari luar Jawa Timur, termasuk Jakarta dan sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Founder Antara Tennis Party 2026, Febri Bara, mengatakan bahwa turnamen ini sebelumnya masih berfokus pada peserta lokal. Tahun lalu, kegiatan serupa digelar dua kali.

Namun, pada penyelenggaraan tahun ini, pihaknya mulai memperluas jangkauan dengan membuka kesempatan bagi pemain dari berbagai daerah.

“Biasanya event ini hanya diikuti peserta lokal. Tahun lalu kami menggelarnya dua kali, tetapi masih bersifat lokal. Kali ini baru pertama kali kami buka secara open dan diikuti 120 pasangan dari berbagai kota,” ujar pria yang akrab disapa Bara tersebut.

Peserta berasal dari Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Semarang, Cilacap, hingga Jakarta.

Keterlibatan pemain lintas daerah tersebut memperluas jejaring komunitas tenis sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain untuk mengukur kemampuan melalui pertandingan kompetitif.

Bagi Tuban, turnamen ini juga menjadi momentum untuk memperluas ruang tumbuh olahraga tenis.

Kompetisi yang semakin terbuka diharapkan mampu mendorong minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal dan menekuni olahraga tersebut.

Menyiapkan Ruang bagi Atlet Muda

Bara menambahkan, saat ini, terdapat lima kategori pertandingan yang dipertandingkan. Ke depan, penyelenggara berharap dapat menambah kategori, termasuk advanced open, untuk memberikan ruang kompetisi bagi pemain dengan tingkat kemampuan lebih tinggi.

“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin tahunan dengan kategori yang semakin beragam. Dengan begitu, semakin banyak pemain memiliki kesempatan untuk berkompetisi,” katanya.
Dorong Pembinaan Atlet Muda

Selain menjadi ajang kompetisi, Antara Tennis Party 2026 diharapkan ikut mendorong perkembangan olahraga tenis dan pembinaan atlet muda di Kabupaten Tuban.

Penyelenggara berharap atlet junior Tuban dapat mengikuti jejak para senior yang telah menorehkan prestasi di tingkat lebih tinggi, termasuk kompetisi internasional.

Pembinaan sejak usia dini dinilai penting untuk membuka peluang bagi atlet daerah mengembangkan kemampuan dan bersaing di level yang lebih luas.

Kolaborasi untuk Mengembangkan Tenis Tuban

Upaya mengembangkan olahraga tenis tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan fasilitas dan kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan olahraga di daerah.

Penyelenggaraan Antara Tennis Party 2026 mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tuban melalui fasilitasi penggunaan lapangan tenis secara gratis.

Dukungan tersebut dinilai membantu komunitas dalam menyelenggarakan turnamen sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.

Kegiatan ini juga didukung Disbudporapar Kabupaten Tuban, KONI Tuban, PELTI Tuban, serta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tuban yang memberikan perlindungan risiko bagi atlet dan ofisial selama kompetisi berlangsung.

Sejumlah perusahaan dan mitra usaha turut berpartisipasi, di antaranya PT Pertamina EP Sukowati Field, PT Pertamina Hulu Energi Zona 11, PT PLN (Persero), BNI, BRI, BSI, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama, serta sejumlah perusahaan dan pelaku usaha lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung penyelenggaraan turnamen, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga tenis di Tuban agar terus berkembang.

Lebih lanjut, melalui Antara Tennis Party 2026, komunitas tenis Tuban berharap olahraga ini semakin diminati masyarakat, melahirkan bibit atlet potensial, serta memperluas kesempatan bagi pemain daerah untuk berkompetisi di tingkat regional hingga nasional.