Blora, MEMANGGIL.CO - Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu kemungkinan penyebab kebakaran rumah kosong di Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Insiden yang terjadi Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 12.10 WIB itu menyebabkan bangunan rusak berat dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp200 juta.
Meski dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang diperlukan untuk mengetahui pemicu munculnya api.
Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Blora, Hariyanto Purnomo, menyampaikan bahwa informasi awal mengenai penyebab kebakaran masih bersifat dugaan.
“Dugaan awal kebakaran mengarah pada korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya belum bisa dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Hariyanto.
Kebakaran diketahui setelah seorang saksi melihat kepulan asap dan kobaran api dari rumah di RT 06 RW 04 Desa Tempellemahbang. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut sehingga petugas Damkar, BPBD, dan warga dapat melakukan penanganan.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah kosong. Api mengakibatkan kerusakan berat, sedangkan laporan sementara menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gangguan instalasi listrik dapat menimbulkan risiko kebakaran yang berujung kerugian besar. Kondisi rumah yang sedang tidak ditempati juga perlu diperhatikan agar potensi bahaya dapat diantisipasi.
Masyarakat diimbau memeriksa kabel, sambungan listrik, dan perangkat elektronik secara berkala. Jika meninggalkan rumah dalam waktu lama, pastikan instalasi serta peralatan listrik yang tidak diperlukan berada dalam kondisi aman.