Blora, MEMANGGIL.CO - Sebanyak 237 atlet Kabupaten Blora bersiap menghadapi persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII 2026. Berbekal capaian 39 medali emas pada edisi sebelumnya, kontingen Blora kini mengemban target mempertahankan posisi enam besar sekaligus berupaya meningkatkan prestasi.
Bupati Blora Arief Rohman secara resmi melepas kontingen tersebut di halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan kabar mengenai bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Insya Allah tetap ada bonus ya. Biasanya ini pasti ditanyakan ketika mendapat emas, perak atau perunggu, ini dapat bonus nggak ya. Minimal sama seperti tahun kemarin, syukur-syukur bisa naik, semoga keuangan daerahnya mampu,” kata Gus Arief, panggilannya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu penyemangat bagi para atlet yang akan membawa nama Kabupaten Blora dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Blora berharap dukungan terhadap atlet dapat berjalan seiring dengan upaya mempertahankan prestasi olahraga daerah.
Dalam pelepasan yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK Blora, Sekretaris Daerah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Arief meminta seluruh atlet berjuang maksimal dan menjaga kepercayaan diri selama pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, serta patuhi aturan pertandingan. Ingat, kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama Kabupaten Blora,” pesannya.
Modal 39 Emas, Target Bertahan di Enam Besar
Target mempertahankan peringkat keenam bukan tanpa alasan. Pada PORPROV Jawa Tengah XVI 2023 di kawasan Pati Raya, Kabupaten Blora berhasil menempati posisi keenam dengan koleksi 39 medali emas, 43 medali perak, dan 41 medali perunggu.
Ketua KONI Kabupaten Blora, H. Setiyono, mengatakan capaian tersebut menjadi pijakan untuk menghadapi kompetisi tahun ini. Ia menegaskan kontingen Blora kembali membidik posisi enam besar di PORPROV XVII yang pelaksanaannya dipusatkan di wilayah Semarang Raya dan sejumlah daerah lainnya.
“Target PORPROV Jawa Tengah XVII Tahun 2026 di Semarang Raya, Kabupaten Blora mempertahankan peringkat 6,” ungkap Setiyono dalam laporannya.
Menurut dia, target tersebut membutuhkan persiapan yang matang serta kerja sama antara atlet, pelatih, dan official. Seluruh anggota kontingen diharapkan mampu menjaga konsistensi performa agar peluang meraih medali tetap terbuka di setiap cabang olahraga yang diikuti.
Tahun ini, Kabupaten Blora memberangkatkan 351 personel kontingen. Jumlah tersebut terdiri atas 237 atlet, 69 pelatih, dan 45 official yang akan mendukung perjuangan Blora dalam 37 cabang olahraga.
Jumlah tersebut mencerminkan besarnya persiapan yang dilakukan untuk menghadapi persaingan antarkabupaten dan kota di Jawa Tengah. Selain kemampuan teknis, kondisi fisik, kedisiplinan, strategi pertandingan, dan kesiapan mental juga menjadi faktor penting dalam menentukan hasil kompetisi.
Blora Bersaing di 37 Cabang Olahraga
PORPROV Jawa Tengah XVII 2026 mengusung tema “Ngopeni Nglakoni Menuju Puncak Prestasi Jawa Tengah”. Ajang tersebut diikuti atlet dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, dengan total 7.990 atlet serta 1.911 pelatih dan official. Sebanyak 58 cabang olahraga dipertandingkan dalam 830 nomor pertandingan.
Pelaksanaan kompetisi tersebar di wilayah Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Demak. Selain itu, sejumlah pertandingan juga digelar di luar wilayah tersebut, termasuk di Kabupaten Blora, Kabupaten Pati, dan Kota Surakarta.
Kontingen Blora akan mengikuti pertandingan di sejumlah lokasi sesuai cabang olahraga masing-masing. Berdasarkan laporan panitia kontingen, pertandingan tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, serta Kabupaten Blora sendiri.
Cabang olahraga aeromodelling dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Blora. Sementara cabang olahraga lainnya tersebar di lokasi penyelenggaraan yang telah ditentukan panitia.
Dengan persaingan yang melibatkan ribuan atlet dari berbagai daerah, perjuangan kontingen Blora diperkirakan tidak mudah. Karena itu, pemerintah daerah meminta para atlet memaksimalkan persiapan dan menjaga fokus hingga seluruh pertandingan selesai.
Bupati Minta Atlet Jaga Nama Blora
Gus Arief menegaskan, keikutsertaan dalam PORPROV bukan sekadar mengejar jumlah medali. Para atlet juga membawa identitas daerah sehingga harus menjaga sportivitas, menghormati lawan, dan mematuhi aturan pertandingan.
Ia turut meminta para pelatih dan official memberikan pendampingan maksimal, menjaga kekompakan, serta memperhatikan kondisi kesehatan atlet selama kompetisi berlangsung.
Untuk membangkitkan semangat kontingen, Gus Arief mengajak seluruh atlet menggelorakan slogan kebanggaan daerah.
“Rambate Rata Hayo! Blora Hebat Terus Maju, Blora Juara!” serunya.
Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Bupati Blora kepada Ketua Harian Kontingen Kabupaten Blora. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, foto bersama, serta penampilan yel-yel kontingen dan barongsai dari FOBI Blora.
Melalui persiapan dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Blora berharap mampu mempertahankan posisi keenam seperti pada PORPROV 2023. Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi 237 atlet untuk membuktikan kemampuan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Blora.