MEMANGGIL.CO - Komandan Rayon Militer (Danramil) Ngawen, Kapten Inf Suahmad mengaku sangat prihatin atas kejadian Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang ludes terbakar pada Selasa (9/1/2024).
"Saya sangat prihatin sekali dengan kejadian seperti ini, karena Pasar Ngawen ini kan sumber pusat perekonomian," ujarnya saat diwawancarai tim Media Memanggil, Rabu (10/1/2024).
Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Catat Lonjakan Penjualan Tiket KA untuk Mudik Lebaran 2026
Danramil Ngawen Kodim 0721/Blora ini menyebut, terjadinya kebakaran di pasar setempat menyebabkan perekonomian pasti akan melemah.
"Ya akhirnya gimana caranya untuk bisa membantu memulihkan kondisi yang ada," ucap pimpinan TNI AD yang bertugas di tingkat Kecamatan Ngawen ini.
Ia menegaskan, bahwa anggotanya akan ditugaskan untuk standby di Pasar Ngawen bersama dengan pihak dari unsur Forkompimcam lainnya.
"Jelas anggota saya akan standby di sini bersama forkopimcam, kepolisian juga sudah sejak kemarin untuk membantu kesulitan masyarakat," tegasnya.
Menurut Kapten Inf Suahmad, hal tersebut sangat penting untuk dilakukan. Semata-mata agar permasalahan ini cepat selesai dan masyarakat bisa kondusif.
"Serta tidak ada yang semisal, mungkin ada yang mencari barang-barang berlebih dan sebagainya. Intinya dibikin suasana kondusif dan aman," tandasnya mengakhiri.
Baca juga: PWI Tuban Lahirkan 125 Duta Literasi SMP, Siap Jadi Ujung Tombak Informasi Positif Sekolah
[caption id="attachment_14376" align="alignnone" width="992"]
Manager PLN (Persero) Rayon Blora, Setiyo Karminto. (Memanggil.co/Ist)[/caption]
Diberitakan sebelumnya, berbondong-bondong masyarakat melihat kondisi Pasar Ngawen yang ludes terbakar pada Selasa (9/1/2023) sekitar pukul 14.00 WIB dan baru bisa dipadamkan secara total sekitar pukul 23.30 WIB. Termasuk, pihak PLN juga turut memantau secara langsung.
Manager PLN (Persero) Rayon Blora, Setiyo Karminto ketika ditemui di sela-sela kesibukannya saat mengecek kondisi di Pasar Ngawen mengatakan, pihaknya memberikan jaminan kepada ribuan pedagang.
Jaminan itu berkaitan dengan daya listrik untuk para pelanggan di sana yang terkena musibah lapaknya, meliputi kios los dan pelataran kondisinya ludes terbakar.
Baca juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
"Ke depan (meteran listrik) langsung bisa diganti," ujarnya kepada tim Media Memanggil di lokasi, Rabu (10/1/2024).
Setiyo Karminto mengungkapkan, terpenting data-data pelanggan listrik Pasar Ngawen masuk di PLN.
"Yang penting datanya masuk, tidak ada biaya, free semua," tandasnya.
Editor : Redaksi