MEMANGGIL.CO - Persatuan adalah aset terbesar bangsa Indonesia saat ini. Itulah intisari yang disampaikan oleh Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Abidin Fikri, saat sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Pengurus Struktural PDI Perjuangan di Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Selasa, (25/06/2024).
Dalam paparannya, Abidin Fikri menyampaikan, bahwa Pancasila menurut ulama adalah kalimatun sawa atau titik temu.
Baca juga: Momen Lebaran 1447 H, Volume Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 652.692 Pengguna
"Pancasila adalah titik temu para pendiri bangsa untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia," paparnya.
Pada 1 Juni 1945 sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, para pendiri bangsa telah bermusyawarah mengenai apa dasar negara bagi Indonesia merdeka.
Baca juga: KAI Wisata Pilihan Favorit Penumpang di Masa Angkutan Lebaran 2026
"Syukur Kepada Allah SWT mereka telah bersepakat bahwa Pancasila adalah Dasar Negara bagi Indonesia Merdeka," jelasnya.
Lebih lanjut, Abidin Fikri menekankan, kepada peserta sosialisasi untuk mempertahankan dan menerapkan Pancasila sebagai Dasar Negara, agar bangsa Indonesia tetap bersatu, rukun dan damai, karena aset terbesar kita, yaitu bangsa yang utuh, bersatu, damai dan rukun.
Baca juga: Polisi Bongkar Motif Pemuda Tuban Ancam Bunuh Ayah hingga Aniaya Adik
"Di masa ini, kita memerlukan persatuan untuk dapat terus melanjutkan gotong royong untuk bersama-sama berjuang demi terciptanya tatanan masyarakat yang adil dan makmur," tandasnya (*)
Editor : Redaksi