MEMANGGIL.CO - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) mengarahkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, supaya menggandeng para budayawan dan akademisi untuk melakukan riset tentang sedulur sikep.
Kemudian, membuat kisi-kisi tentang ajaran Samin Surosentiko dalam pendidikan formal. Perihal ini dipandang penting lantaran ajaran tokoh asli Blora tersebut belum diterapkan di sekolah.
Baca juga: Inspektorat Rampungkan Audit Dugaan Korupsi Dana BOS SMPN 2 Rengel Tuban
Merespons hal itu, Nuril Huda selaku Sekretaris Disdik Blora mengatakan, pihaknya akan segera mengajak diskusi pihak-pihak terkait.
"Terkait ajaran samin, monggo nanti kita coba diskusi dengan pemerhati budaya dan TP2D (Tim Percepatan Pembangunan Daerah) Kang Madun (Dalhar Muhammadun) dkk," ujarnya pada Memanggil.co, Rabu (10/7/2024).
Baca juga: Pakai Isolation Forest, Skripsi Mahasiswa Untag Deteksi Anomali Keuangan UMKM Lebih Cepat
Sebelumnya, Nuril mengaku, pihaknya saat gelaran acara sarasehan ajaran sedulur sikep di Pendopo Bupati Blora tidak hadir lantaran sedang ada kegiatan di luar kota
"Kemarin saya dispo ke Kasubag, saya kegiatan di Solo," jawabnya.
Baca juga: Jelang HUT ke-81 RI, Omzet Konveksi di Blora Anjlok hingga 50 Persen
Nuril juga menyatakan, pihaknya akan mengonfirmasi lebih lanjut kaitan perwakilan Disdik Blora yang disebut tak hadir saat acara gelaran sarasehan yang dihadiri Kemendikbudristek.
"Coba tak konfirmasinya, itu kegiatan yang di pendopo nggih," ujarnya sembari bertanya.
Editor : Redaksi