MEMANGGIL.CO - Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi di wilayah Blora, Senin (17/3/2025).
Melalui akun TikTok-nya @alim_brotoseno, Ngaliman mengungkapkan bahwa penanganan wabah PMK ini memerlukan semangat dan kekompakan yang tinggi.
Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Catat Lonjakan Penjualan Tiket KA untuk Mudik Lebaran 2026
"Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa ini adalah perjuangan yang membutuhkan semangat, komitmen, dan kesabaran," ujarnya.
Walaupun vaksin PMK diberikan secara gratis kepada peternak, Ngaliman menyatakan bahwa masih ada peternak yang enggan vaksinasi. Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya vaksinasi PMK terus digalakkan oleh DP4 Blora untuk meyakinkan peternak agar mau melindungi ternaknya dari penyakit yang membahayakan tersebut.
"Ini saya berada di Dusun Gendang, Desa Ketileng, Kecamatan Todanan, bersama petugas medik dan paramedik dalam melaksanakan vaksinasi PMK," tambahnya.
Baca juga: PWI Tuban Lahirkan 125 Duta Literasi SMP, Siap Jadi Ujung Tombak Informasi Positif Sekolah
Ngaliman juga mengapresiasi kerja keras petugas yang tetap melaksanakan vaksinasi meskipun cuaca sangat terik.
"Mudah-mudahan usaha ini bisa memberikan berkah bagi para peternak dan masyarakat Blora," tuturnya.
Baca juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
Sementara itu, drh. Rasmiyana, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DP4 Blora, menjelaskan bahwa vaksinasi adalah langkah utama dalam menghadapi wabah PMK.
"Sebelum sapi terjangkit penyakit, kami sudah terlebih dahulu melakukan vaksinasi agar ternak sapi kebal terhadap PMK," katanya.
Editor : Ma'rifah Nugraha