Warga Nglebur Blora Rayakan Jalan Baru dengan Piknik Sore di Atas Cor Mulus

Reporter : Ibnu Hajar
Keluarga Siswoyo piknik sore di ruas jalan Cabak - Bleboh. (Foto: Dok. Tifani)

Blora, MEMANGGIL.CO – Suasana senja di Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, tampak berbeda dalam beberapa hari terakhir. Di tengah jalan baru yang masih mulus dan belum ramai kendaraan, sejumlah warga terlihat menggelar tikar, duduk santai, dan bercengkerama bersama keluarga.

Bukan di taman, bukan pula di tempat wisata seperti biasanya. Mereka memilih piknik ala kampung, tepat di atas ruas jalan Cabak, Bleboh yang baru saja selesai dibangun.

Baca juga: Warga Desa Kalangan Blora Terganggu, Jalan Lingkungan Diblokade Batu Kumbung Setinggi 50 Cm

Salah satunya adalah Tifani, warga RT 04 RW 02. Baginya, menikmati sore di jalan baru merupakan cara sederhana untuk merayakan hadirnya infrastruktur yang telah puluhan tahun dinantikan warga.

“Nggeh, mumpung dereng dilewati mobil,” ujarnya sambil tertawa kecil, menikmati hembusan angin sore bersama keluarga.

Jalan Cabak, Bleboh yang melintasi kawasan mereka baru saja rampung dengan nilai proyek mencapai Rp26,1 miliar. Bagi warga, pembangunan tersebut bukan sekadar proyek pemerintah, melainkan jawaban atas penantian panjang setelah bertahun-tahun bergantung pada jalan yang rusak parah.

Baca juga: Lewat Buku Broken Strings, Aurelie Moeremans Ungkap Grooming dan KDRT yang Pernah Dialami

Siswoyo, salah satu tokoh warga yang turut hadir dalam momen piknik itu, tak kuasa menyembunyikan rasa lega dan syukurnya. Ia bersyukur karena akses utama desanya kini jauh lebih layak dan nyaman dilewati.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Arief Rohman. Jalan yang rusak puluhan tahun akhirnya dibangun di era beliau,” ucapnya.

Baca juga: Bansos PKH 2026 Dipastikan Berlanjut, Ini Jadwal Pencairan, Besaran, dan Cara Cek Penerima

Bagi warga Nglebur dan desa sekitar, piknik di jalan baru ini bukan hanya kegiatan santai menjelang malam. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kegembiraan sederhana, ungkapan syukur atas infrastruktur yang dulu hanya bisa mereka harapkan, tetapi kini benar-benar hadir.

Mereka merayakannya dengan cara yang paling hangat, berkumpul bersama keluarga di bawah langit sore desa.

Editor : Abdul Rohman

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru