Surabaya, MEMANGGIL.CO - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menunjukkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan 1447 H dengan menggelar program pembagian takjil gratis.
Tidak tanggung-tanggung, Unesa menyiapkan sedikitnya 2.000 paket makanan setiap hari bagi mahasiswa dan warga sekitar di gerbang Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026 merupakan respons kampus terhadap tingginya antusiasme masyarakat pada tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penerima, pihak universitas bahkan menyediakan 500 porsi tambahan sebagai cadangan harian.
Wakil Rektor Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha Unesa, Prof. Bachtiar Syaiful Bachri, mengatakan,agenda rutin ini adalah bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadan sekaligus sarana mempererat silaturahmi.
"Kebahagiaan dalam menyambut bulan penuh berkah ini ingin kami bagikan kepada masyarakat umum, khususnya warga di sekitar kampus. Ini juga menjadi sarana untuk mengakrabkan kampus dengan masyarakat," kata Prof. Bachtiar dalam keterangan resminya, Sabtu, 22 Februari 2026.
Berbeda dari pembagian takjil pada umumnya, Unesa menghadirkan suasana hangat dengan pertunjukan seni menjelang waktu berbuka.
Kehadiran Swara Anggita Choir dan Pantomime Education Center (PEC) Unesa sukses menghibur warga yang mengantre. Guna menjamin ketertiban, aparat kepolisian setempat turut disiagakan di lokasi untuk mengatur alur pembagian agar tetap aman dan lancar.
Program ini mendapatkan apresiasi tinggi, terutama dari kalangan mahasiswa perantauan yang harus berhemat di tanah rantau.
"Bersyukur sekali, kegiatan ini sangat membantu uang bulanan saya agar tidak boros," ungkap Indi Wilda Sita Ramadani, salah satu mahasiswa Unesa.
Senada dengan Indi, Rucita, seorang warga sekitar yang baru pertama kali ikut serta, menilai kegiatan ini sangat terorganisir dengan baik dan bermanfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui konsistensi program ini, Unesa berharap nilai kebersamaan dan keharmonisan antara institusi pendidikan dan masyarakat dapat terus terjaga, sembari menghadirkan kegembiraan di tengah ibadah puasa.
Editor : Redaksi