2.500 Sertifikasi Digital Disiapkan, 25 Pemimpin Universitas di Indonesia Hadiri NMT LEAP 2026

Reporter : Saputra
Pemberian sertifikasi pada acara NMT LEAP 2026 di UK Petra. (Saputra/Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - Universitas Kristen (UK) Petra bersama Universitas Surabaya (Ubaya) dipercaya oleh Layanan Pertukaran Akademik Jerman (DAAD) sebagai tuan rumah penyelenggaraan National Multiplication Training (NMT) 2026 dalam program DIES NMT LEAP (Leadership Enhancement Through Awareness and Peer-Learning) for Transformational Change. 

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing perguruan tinggi di Indonesia melalui peningkatan kapasitas kepemimpinan dan literasi digital. 

Program ini didukung oleh Universitas Potsdam, Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Pembangunan (BMZ), serta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek RI.

Ketua panitia NMT LEAP 2026, Josua Tarigan, Ph.D, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 25 pemimpin universitas terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi hingga Papua. 

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Program ini dirancang untuk mendorong kepemimpinan yang adaptif dengan menekankan agility, empati, serta pemanfaatan teknologi digital dan artificial intelligence (AI),” terangnya usai pembukaan NMT LEAP di UK Petra, Senin (30/3/2026).

Salah satu keunggulan program ini adalah pemberian 2.500 sertifikasi IC3 Digital Literacy berstandar global dari International Test Center (ITC) kepada institusi peserta. 

Sertifikasi ini diharapkan mampu memvalidasi kompetensi digital sumber daya manusia di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat internasional.

"Selama pelaksanaan di Surabaya, peserta mendapatkan pengalaman pembelajaran berbasis teknologi, termasuk kunjungan ke Petra Digital Institute yang menghadirkan eJourney, platform pendidikan berbasis AI yang terintegrasi dengan Canvas Learning Management System (LMS)," katanya. 

Teknologi ini dilengkapi fitur seperti AI auto grading, AI content creation, hingga AI assessment.

Di sisi lain, Ubaya turut berkontribusi melalui kegiatan university benchmarking dengan mengajak peserta mengunjungi UBAYA LIFe (Life Science Integrated Facility).

Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam membangun diferensiasi Tridarma Perguruan Tinggi melalui tema unggulan “Aging Wellness”.

Wakil Rektor I Ubaya, Prof. Maria Goretti M. Purwanto, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada diskusi teoretis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan manajemen perubahan yang aplikatif.

“Tujuannya agar para pemimpin perguruan tinggi mampu memastikan keberlanjutan institusi di tengah dinamika global yang terus berubah,” ujarnya. 

Kegiatan nasional ini berlangsung mulai 30 Maret hingga 2 April 2026 di Surabaya dan akan berlanjut pada 10 hingga 13 Agustus 2026 di Solo.

 

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru