Surabaya, MEMANGGIL.CO - Menjelang kedatangan jemaah haji di Embarkasi Surabaya, puluhan petugas katering atau penjamah makanan Asrama Haji Embarkasi Surabaya menjalani pelatihan khusus penyehatan pangan sekaligus pemeriksaan kesehatan, termasuk tes rectal swab, yang dilakukan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, pada Senin (20/04/2026).
Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi petugas katering merupakan prosedur wajib dalam rangka menjaga keamanan pangan bagi jemaah haji.
“Pemeriksaan kesehatan, termasuk rectal swab, dilakukan untuk memastikan para penjamah makanan benar-benar dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit menular, sehingga makanan yang disajikan kepada jemaah tetap aman,” ujar Rosidi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Senin (20/04/2026).
Langkah pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut kedatangan jemaah haji di Embarkasi Surabaya.
Selain itu, langkah yang dilakukan BBKK Surabaya ini untuk memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji aman, higienis, dan bebas dari risiko penyakit menular.
"Dengan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat, diharapkan seluruh layanan konsumsi dapat berjalan lancar serta menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi jemaah selama berada di asrama haji," jelas Rosidi.
Kegiatan diikuti para penjamah makanan yang akan bertugas melayani ribuan jemaah haji selama masa operasional embarkasi ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam menjaga kebersihan diri serta keamanan proses pengolahan makanan.
Dalam pelatihan tersebut, petugas mendapatkan materi mengenai higiene perorangan, mulai dari menjaga kebersihan rambut, kuku, hingga perilaku saat mengolah dan menyajikan makanan.
Standar kebersihan yang ketat dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah potensi penyebaran penyakit melalui makanan.
Selain pelatihan, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap para penjamah makanan.
Salah satu pemeriksaan yang dilakukan adalah rectal swab, yang bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatan jemaah
Tidak hanya petugas, sejumlah peralatan makan dan perlengkapan katering juga turut diambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium.
Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi bersih dan aman digunakan selama operasional pelayanan konsumsi jemaah.
Editor : Abdul Rohman