Surabaya, MEMANGGIL.CO - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meluncurkan Program ELSINDUK GEMES (Elektrifikasi Bank Sampah Induk Gemar Memilah Sampah) Sekardadu di Kelurahan Ngargosari, Kabupaten Gresik, Jumat lalu, 17 Juli 2026.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema Circular Waste Initiative tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi sirkular dari tingkat rumah tangga.
Dalam peluncuran itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIT JBM, Andri Oktavian, menyerahkan secara langsung bantuan berupa mesin komposter dan paket pelatihan pengolahan sampah organik kepada Ketua Bank Sampah Induk (BSI) Gemes Sekardadu, Siti Fitriah, disaksikan oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik.
Melalui bantuan teknologi dan pelatihan ini, sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis, sekaligus mengedukasi warga agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengungkapkan,komitmen PLN dalam mendukung masa depan yang berkelanjutan tidak hanya sebatas menyediakan listrik yang andal, tetapi juga lewat pemberdayaan masyarakat.
"Transisi menuju masa depan yang berkelanjutan diwujudkan juga melalui pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami berharap bantuan ini meningkatkan kapasitas Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu sebagai pusat edukasi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ungkap Ika dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Juli 2026.
Melalui sinergi antara PLN UIT JBM, BSI Gemes Sekardadu, dan Pemkab Gresik, BSI Sekardadu diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran dan inspirasi pengelolaan sampah yang inovatif, berdampak lingkungan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.
Editor : Redaksi