Jombang, MEMANGGIL.CO - Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semakin dekat. Forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sejumlah persiapan kini terus dikebut untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Hingga Jumat (21/8/2026), panitia menyebut persiapan Muktamar ke-35 NU telah memasuki tahap akhir dengan progres lebih dari 85 persen.
Baca juga: Gus Rozin Bicara Arah Baru NU: Poros Tengah, Kemandirian hingga Penguatan Jamaah
Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, pekerjaan yang tersisa difokuskan pada penyelesaian berbagai kebutuhan teknis. Mulai dari akomodasi, konsumsi, lokasi persidangan hingga pelayanan bagi peserta dan masyarakat menjadi perhatian panitia menjelang kedatangan para muktamirin.
Jadwal Muktamar Berlangsung Lima Hari
Muktamar ke-35 NU akan digelar selama lima hari, mulai Kamis (27/8/2026) hingga Senin (31/8/2026). Seluruh agenda utama dipusatkan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Penetapan jadwal tersebut merupakan perubahan dari rencana awal. Muktamar yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026 kemudian diundur menjadi 27-31 Agustus 2026.
Pemilihan Tambakberas sebagai lokasi Muktamar juga memiliki alasan historis yang kuat. Pesantren tersebut dikenal memiliki keterkaitan erat dengan sejarah berdirinya NU karena didirikan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu tokoh penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.
Keputusan menjadikan Tambakberas sebagai tuan rumah ditetapkan melalui Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Gedung PBNU, Jakarta, pada 7 Juli 2026. Dengan keputusan tersebut, kawasan pesantren di Jombang ini akan menjadi pusat aktivitas organisasi NU selama pelaksanaan muktamar.
Ribuan Peserta Disiapkan
Besarnya skala Muktamar ke-35 NU membuat kebutuhan akomodasi dan logistik menjadi salah satu pekerjaan utama panitia. Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas disiapkan untuk menampung lebih dari 3.000 peserta resmi.
Baca juga: Kiai Sepuh Serukan Muktamar NU Digelar Tanpa Transaksi Politik
Selain tempat tinggal peserta, panitia juga menyiapkan dapur umum serta sejumlah lokasi persidangan. Materi persidangan pun telah memasuki tahap persiapan, termasuk penyediaan materi dalam format digital untuk memudahkan peserta mengakses bahan pembahasan.
Dari sisi kepesertaan, penyusunan daftar peserta juga menjadi bagian penting menjelang muktamar. Data peserta melibatkan struktur NU dari berbagai daerah, termasuk Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).
Muktamar kali ini tidak hanya akan menjadi forum pembahasan persoalan internal organisasi. Berbagai agenda strategis NU akan dibahas untuk menentukan arah perjalanan organisasi dalam menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi serta tantangan kehidupan kebangsaan.
Di tengah persiapan tersebut, kawasan Tambakberas juga mulai dipenuhi berbagai aktivitas pendukung. Salah satunya UMKM Expo dan Bazar 2026 yang menyiapkan sekitar 1.300 tenant bagi pelaku UMKM, pedagang kuliner hingga penjual pernak-pernik muktamar.
Aktivitas ekonomi tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ribuan peserta dan warga dari berbagai daerah diproyeksikan turut menggerakkan perdagangan serta perekonomian lokal selama rangkaian Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Baca juga: Pemkab Jombang Siapkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Peserta Muktamar NU
Bukan Sekadar Agenda Lima Tahunan
Muktamar ke-35 NU mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” Tema tersebut menempatkan penguatan martabat kelembagaan dan peningkatan kualitas pengabdian sebagai bagian penting dari arah perjalanan NU ke depan.
Karena itu, perhatian terhadap muktamar tidak hanya berkaitan dengan siapa yang nantinya memimpin PBNU. Forum lima tahunan ini juga menjadi momentum untuk membicarakan berbagai agenda organisasi dan merumuskan kebijakan yang akan menjadi pijakan NU dalam menjalankan khidmah kepada masyarakat.
Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal hitungan hari, persiapan di Tambakberas terus bergerak menuju tahap final. Kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum pun dipastikan akan menjadi salah satu pusat perhatian warga Nahdliyin dari berbagai daerah mulai 27 Agustus hingga berakhirnya seluruh rangkaian muktamar pada 31 Agustus 2026.
Muktamar ke-35 NU dengan demikian bukan sekadar perhelatan organisasi. Dari Tambakberas, keputusan-keputusan penting akan dirumuskan untuk membawa Nahdlatul Ulama memasuki fase perjalanan berikutnya dengan tetap bertumpu pada sejarah, tradisi keilmuan dan semangat pengabdian untuk kemaslahatan bangsa.
Editor : Ahmad Adirin