Rembang, MEMANGGIL.CO - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Kodim 0720/Rembang di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Sejumlah program nonfisik juga disiapkan untuk meningkatkan kapasitas, kesehatan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat.
Program yang berlangsung selama satu bulan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan desa secara menyeluruh.
Selain membuka akses antarwilayah melalui pembangunan jalan, TMMD juga diarahkan untuk menggali dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Ngajaran, mulai dari sektor ekonomi, sosial, seni budaya, hingga wisata.
Batiter Kodim 0720/Rembang, Dedi Budiharno, mengatakan berbagai kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat telah disiapkan dalam rangkaian pelaksanaan TMMD.
“Tidak hanya kegiatan fisik, tetapi juga ada kegiatan nonfisik. Di antaranya sosialisasi oleh TP PKK, pelatihan pengolahan ikan air tawar, penyuluhan kesehatan, hingga edukasi pencegahan stunting,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga.
Kepala Bidang Pengembangan dan Penataan Desa Dinpermades Kabupaten Rembang, Bambang Priyantoro, mengatakan TMMD juga menjadi momentum untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Desa Ngajaran.
Desa yang berada di ujung timur wilayah Kabupaten Rembang tersebut memiliki potensi wisata sejarah Noyo Gimbal, sumber mata air, situs heritage, seni budaya, hingga panorama perbukitan yang masih alami.
“Kami mencoba mengangkat potensi desa, baik seni budaya maupun potensi heritage yang ada seperti sendang dan situs-situs yang selama ini sudah mulai dikembangkan oleh pemerintah desa,” kata Bambang.
Menurutnya, pengembangan potensi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dukungan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Rembang diharapkan dapat membuat program TMMD memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 akan berlangsung mulai 6 Oktober hingga awal November mendatang. Selain pembangunan fisik dan kegiatan pemberdayaan, program tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu peningkatan ekonomi masyarakat Ngajaran.
Editor : Abdul Rohman