Bawa Bangkai Kendaraan Kecelakaan, KAI Daop 8 Edukasi Bahaya Terobos Perlintasan

Reporter : Saputra
PT KAI Daop 8 Surabaya edukasi keselamatan di perlintasan sebidang.(Dok.Humas PT KAI Daop 8/ Memanggil.co)

Surabaya, MEMANGGIL.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar edukasi keselamatan di perlintasan sebidang dengan cara tak biasa, memajang display kendaraan bekas kecelakaan di Kereta Luar Biasa (KLB).

Kegiatan bersama komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) ini digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 KAI bertema "Semakin Melayani".

Display kendaraan tersebut menjadi media edukasi visual untuk memberi gambaran nyata dampak ketidakpatuhan aturan di perlintasan sebidang.

Edukasi dilakukan di tiga titik, yakni JPL 1 Wonokromo, JPL 26 Kalijaten, dan JPL 67 Krian. Kegiatan melibatkan KAI Commuter, BTP Kelas I Surabaya, Dishub Kota Surabaya, Dishub Sidoarjo, serta komunitas pecinta kereta api.

Di lapangan, petugas mengedukasi pengguna jalan melalui spanduk dan artboard tentang tata cara melintas yang benar, pemahaman rambu, etika di perlintasan, hingga pencegahan kecelakaan. KAI juga membagikan cinderamata sebagai pengingat pesan keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan keselamatan di perlintasan adalah tanggung jawab bersama.

"Keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami bahwa setiap aturan di perlintasan dibuat untuk melindungi keselamatan bersama. Ketika palang pintu mulai tertutup, mari berhenti sejenak dan memberikan kesempatan kepada kereta api untuk melintas dengan aman," jelas Mahendro, Minggu (27/09/2026). 

Menurutnya, edukasi langsung penting untuk mendorong kebiasaan positif.

"Kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga menjadikannya sebagai kebiasaan. Saat palang pintu tertutup, mari berhenti, bersabar, dan menunggu hingga kereta api selesai melintas. Beberapa menit waktu menunggu jauh lebih berarti untuk memastikan keselamatan," tambahnya.

KAI Daop 8 Surabaya akan terus memperkuat sosialisasi keselamatan secara masif melalui kolaborasi dengan pemda, regulator, aparat, komunitas, dan masyarakat.

"Semakin melayani berarti KAI juga semakin peduli terhadap keselamatan masyarakat. Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menciptakan perlintasan yang aman. Berhenti ketika palang tertutup, patuhi rambu dan tanda peringatan, serta pastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas," pungkas Mahendro.

Editor : B. Wibowo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru