Tuban, MEMANGGIL.CO – Kecelakaan maut di Jalan Pabrik Semen Indonesia, Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyisakan duka.
Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan dump truk yang hendak putar balik, Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Di balik peristiwa nahas tersebut, polisi mengungkap dugaan faktor penyebab kecelakaan. Manuver dump truk yang berputar arah tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas diduga menjadi pemicu terjadinya tabrakan.
Korban diketahui bernama Sumatno (45), warga Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi W 4670 XA.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka serius pada bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Koesma Tuban.
"Perkembangan korban meninggal dunia setelah mengalami luka berat," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban IPDA Rizky Dwi Prasetyo.
Kronologi Laka Maut
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika dump truk bernomor polisi DC 8155 AR yang dikemudikan Iskandar (48), warga Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, melaju dari arah selatan menuju utara.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi dump truk diduga kurang konsentrasi saat hendak melakukan putar balik menuju arah selatan. Manuver tersebut dilakukan tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas di sekitarnya.
Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Sumatno melaju dari arah yang sama, tepat di belakang dump truk.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan samping depan tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa Sumatno akhirnya tidak tertolong.
"Korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia dalam perawatan medis di RSUD dr. Koesma Tuban," terang IPDA Rizky.
Polisi Olah TKP
Setelah menerima laporan kejadian, anggota Satlantas Polresta Tuban langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kurangnya konsentrasi pengemudi dump truk saat melakukan manuver putar balik menjadi faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan tersebut.
"Hasil sementara bahwa faktor yang memengaruhi laka lantas ini adalah pengemudi dump truk diduga kurang konsentrasi saat akan putar balik," pungkasnya.