Surabaya, MEMANGGIL.CO - Pesan tentang pentingnya wakaf dan ekonomi syariah dikemas dengan cara yang lebih dekat dengan aktivitas masyarakat melalui Wakaf Fun Walk dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 27 September 2026 tersebut tidak sekadar menghadirkan aktivitas jalan santai. Wakaf Fun Walk menjadi bagian dari upaya memperluas literasi publik mengenai wakaf sekaligus memperkenalkan potensi instrumen ekonomi syariah kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur membuka kegiatan tersebut. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, turut hadir bersama jajaran dalam agenda yang menjadi bagian dari rangkaian FESyar Regional Jawa 2026.
Keterlibatan pemerintah daerah dan Bank Indonesia memperlihatkan adanya kolaborasi dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Timur.
Ibrahim mengatakan pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung diharapkan membuat pesan mengenai wakaf lebih mudah dipahami.
“Melalui kegiatan yang bersifat inklusif ini, pesan mengenai pentingnya wakaf diharapkan dapat lebih mudah diterima dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Ibrahim di sela-sela acara, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, penguatan ekonomi syariah membutuhkan literasi masyarakat yang memadai. Pemahaman publik tidak hanya berkaitan dengan produk keuangan syariah, tetapi juga mencakup instrumen sosial seperti wakaf yang memiliki potensi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi.
Wakaf Fun Walk menjadi salah satu bentuk pendekatan tersebut. Edukasi tidak disampaikan hanya melalui forum formal, tetapi dikombinasikan dengan kegiatan yang dapat diikuti masyarakat secara langsung.
FESyar Regional Jawa 2026 sendiri mengusung agenda yang lebih luas dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari industri halal, penguatan sektor wakaf, literasi dan edukasi, kompetisi, hingga pemberdayaan UMKM.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FESyar menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai unsur dalam pengembangan ekonomi syariah, termasuk pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, komunitas, serta masyarakat.
Wakaf menjadi salah satu instrumen yang terus didorong agar semakin dikenal masyarakat. Selain memiliki dimensi sosial, wakaf juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara produktif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Suasana Wakaf Fun Walk berlangsung semarak dengan tingginya partisipasi masyarakat. Peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kampanye literasi ekonomi dan keuangan syariah.
Kegiatan ini juga membawa pesan bahwa penguatan ekonomi syariah tidak hanya bergantung pada pertumbuhan industri dan produk syariah. Peningkatan pemahaman masyarakat menjadi bagian penting agar ekosistem tersebut dapat berkembang secara lebih luas.
Dengan menggabungkan aktivitas olahraga, edukasi, dan partisipasi publik, Wakaf Fun Walk menjadi salah satu agenda FESyar Regional Jawa 2026 untuk memperkenalkan wakaf secara lebih dekat kepada masyarakat.
Rangkaian FESyar Regional Jawa 2026 diharapkan dapat terus membuka ruang kolaborasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus mendorong pengembangan industri halal, wakaf, dan UMKM di Jawa Timur.
Editor : Redaksi