MEMANGGIL.CO - PDI akan menjatuhkan sanksi tegas kepada 27 orang kader yang terbukti melanggar disiplin.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI, Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu, (5/12).
Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Catat Lonjakan Penjualan Tiket KA untuk Mudik Lebaran 2026
Hasto menegaskan komitmen PDIP terhadap demokrasi yang berkeadilan, sebagai langkah untuk mewujudkan cita-cita bangsa.
"Partai terus-menerus melakukan evaluasi terhadap disiplin partai," ujar Hasto, dilansir Antara.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran DPD dan DPC diinstruksikan untuk melakukan evaluasi terhadap kader yang melanggar disiplin dan akan dikenakan sanksi organisasi.
Menurut Hasto, langkah ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi ideologi dan organisasi PDIP menjelang Kongres 2025.
"Kader-kader partai yang militan dan menegakkan kebenaran adalah yang akan tersaring," kata Hasto.
Ia juga menekankan bahwa kader yang tidak takut menghadapi berbagai bentuk intimidasi akan menjadi bagian dari PDIP yang kuat.
Baca juga: PWI Tuban Lahirkan 125 Duta Literasi SMP, Siap Jadi Ujung Tombak Informasi Positif Sekolah
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan bahwa DPP PDIP akan mengadakan rapat tertutup untuk mendeteksi kader-kader yang indisipliner dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
"DPP sudah menerima masukan bahwa ada 27 orang yang akan dikenakan sanksi pemecatan," jelasnya.
Dikatakan, penegakan disiplin ini akan diumumkan secara resmi pada acara partai yang dijadwalkan pada 17 Desember 2024.
Hasto mengingatkan bahwa ketika seseorang bergabung dengan partai politik, mereka harus mendahulukan kepentingan partai, rakyat, bangsa, dan negara.
Baca juga: Resmi, Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Cek Jadwal Lengkapnya
"Disiplin adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita tersebut," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, akademisi, dan media massa yang terus mendukung PDIP dalam menegakkan demokrasi dan hak asasi manusia.
"Terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia, masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan rekan-rekan pers yang mendukung kami," ujar Hasto.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Indonesia Raya dan menjaga pengorbanan rakyat demi kemerdekaan Indonesia.
Editor : Redaksi