Catat! Disdik Blora Larang Praktik Jual Beli LKS di Lingkungan Sekolah

memanggil.co
The office of the Blora Regency Education Department (Disdik), Central Java. (Memanggil.co/Ma'rifah Nugraha)

MEMANGGIL.CO - Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan salah satu materi pelengkap dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul berbagai masalah terkait dengan praktik penjualan buku LKS di sekolah-sekolah.

Adapun Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora menegaskan larangan praktik jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di lingkungan sekolah.

Baca juga: KKN-PAR STAI Al Anwar Rembang Dorong Sale Pisang Jadi Produk Unggulan Desa Bondol Bojonegoro

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disdik, Sunaryo, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Slamet Dwi Cahyono.

Ia menuturkan bahwa sebenarnya penggunaan LKS diperbolehkan. Namun, hanya digunakan sebagai referensi tambahan bagi siswa, bukan sebagai bahan ajar utama.

Baca juga: Pengurus NU Sulawesi Soroti Kemandirian Jam’iyah, Gus Rozin Tawarkan Poros Tengah hingga Penguatan Pesantren

"Jika siswa membutuhkan referensi, LKS boleh digunakan, tetapi guru tidak dilarang untuk memanfaatkan LKS. Namun, praktik jual beli LKS di sekolah tetap kami larang," tegasnya, ditulis Jumat (28/2/2025).

Untuk memastikan aturan ini dipatuhi, Dinas Pendidikan Blora telah mengeluarkan himbauan resmi yang disampaikan kepada seluruh satuan pendidikan melalui kepala sekolah.

Baca juga: Gus Rozin di Hadapan PWNU-PCNU Riau dan Kepri: NU Harus Kuat di Internal, Kokoh di Pesantren, Kritis ke Pemerintah

"Himbauan ini sudah kami kirimkan ke satuan pendidikan lewat kepala sekolah, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," tambah Slamet.

Selain itu, edaran resmi juga telah disebarkan ke seluruh sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Blora guna memastikan penerapan aturan ini di seluruh wilayah.

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru