Semarang, MEMANGGIL.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Senin, 13 Januari 2026.
Berdasarkan update pukul 07.53 WIB, sejumlah wilayah di Jawa Tengah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Kondisi cuaca ekstrem di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi.
BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi terdampak langsung hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Rembang, yakni Kecamatan Sarang, Sedan, Kaliori, Rembang, Pancur, Kragan, Sluke, dan Lasem. Selain itu, hujan juga berpeluang terjadi di Kabupaten Pati, mencakup Kecamatan Batangan, Juwana, Jakenan, Pati, Tlogowungu, Wedarijaksa, Cluwak, Tayu, serta Dukuhseti.
Di Kabupaten Jepara, potensi hujan lebat disertai petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Jepara, Mlonggo, Bangsri, Keling, Kembang, Pakis Aji, dan Donorojo, serta wilayah sekitarnya.
Tak hanya itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi perluasan hujan ke sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Wilayah yang berpotensi terdampak meluas antara lain Kabupaten Grobogan di Kecamatan Wirosari, serta Kabupaten Blora yang mencakup Kecamatan Jiken, Jepon, Blora, Tunjungan, Todanan, Bogorejo, dan Japah.
Di Kabupaten Rembang, potensi hujan dapat meluas ke Kecamatan Sumber, Bulu, Gunem, Sale, Pamotan, Sulang, dan Sulang. Sementara di Kabupaten Pati, wilayah perluasan meliputi Kecamatan Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Jaken, Gabus, Margorejo, Gembong, Margoyoso, Gunungwungkal, hingga Trangkil.
Kabupaten Kudus juga masuk dalam wilayah yang diwaspadai, yakni Kecamatan Kaliwungu, Kota Kudus, Jati, Mejobo, Jekulo, Bae, Gebog, dan Dawe. Sedangkan di Kabupaten Jepara, hujan berpotensi meluas ke Kecamatan Kedung, Pecangaan, Welahan, Mayong, Batealit, Tahunan, Nalumsari, dan Kalinyamatan.
Kabupaten Demak, khususnya Kecamatan Wedung, turut masuk dalam wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Prakirawan BMKG Jawa Tengah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, serta mengamankan benda-benda yang berpotensi terbawa angin kencang.
Informasi peringatan dini cuaca ini bersifat dinamis dan dapat diperbarui sesuai perkembangan atmosfer terkini. Masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi dari lama resmi BMKG guna memperoleh data cuaca terbaru dan akurat
Editor : Redaksi