Blora, MEMANGGIL.CO - Yamaha RX King tetap menjadi motor legenda yang tak lekang oleh waktu. Meski produksinya telah lama dihentikan, eksistensi motor dua tak ini justru semakin kuat melalui tangan-tangan pecinta otomotif di berbagai daerah.
Dari Jakarta, Bandung, Semarang, hingga Surabaya, RX King terus hadir dengan karakter yang berkembang sesuai kebutuhan dan kebiasaan penggunanya.
Baca juga: Aspirasi 2026 Hilang, Wakil Ketua DPRD Blora Ungkap Arahan Penting dari Menkeu Purbaya
Di Jakarta, RX King banyak dipertahankan sebagai motor harian yang lincah dan fungsional. Perubahan dilakukan seperlunya, dengan tetap menjaga bentuk dasar motor. Jok dirapikan, stang dibuat lebih rendah, serta warna-warna sederhana dipilih agar nyaman digunakan di tengah padatnya lalu lintas ibu kota.
Bandung menghadirkan RX King dengan tampilan rapi dan tertata. Perhatian pada detail menjadi ciri utama, mulai dari cat hingga pemilihan komponen. RX King dari kota ini kerap tampil dalam pertemuan komunitas dan pameran, menunjukkan sisi estetika motor dua tak yang tetap relevan.
Sementara itu, RX King di Semarang cenderung mempertahankan karakter aslinya. Banyak pemilik memilih tetap menggunakan komponen original, menjadikan motor tampil sederhana namun berkarakter. RX King jenis ini sering digunakan untuk perjalanan jauh dan touring, menegaskan keandalannya di berbagai kondisi.
Di Surabaya, RX King dikenal dengan karakter tegas dan berani. Posisi berkendara dibuat lebih agresif, suara knalpot khas tetap dipertahankan, dan motor digunakan aktif di jalanan. RX King Surabaya hidup dalam kultur jalan dan kebersamaan komunitas.
Perkembangan RX King di berbagai kota turut memengaruhi daerah. Pengurus Blora King Riders (Blokir), Eko Yuli Susanto, menyebut tren RX King dari kota besar memberi dampak positif bagi komunitas lokal.
“Dari kota besar sampai Blora, RX King berkembang mengikuti karakter daerahnya. Tapi tujuannya sama, menjaga motor ini tetap hidup dan dirawat,” ujar Amik, panggilan Eko Yuli Susanto, ditulis Rabu (14/1/2026).
Menurutnya, saat ini pemilik RX King lebih mengutamakan fungsi, kenyamanan, dan keselamatan. Perubahan tidak lagi berlebihan, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan berkendara.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Manajer Persikaba Blora, M. Imfroni, Pemimpin Baru dengan Ambisi Kebangkitan
Di Blora, Jawa Tengah, RX King menjadi bagian dari identitas komunitas. Motor ini tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan.
Kopi darat, perjalanan lintas desa, hingga kegiatan sosial menjadi bukti RX King masih memiliki tempat di tengah masyarakat.
Dari kota besar hingga Blora, RX King terus bergerak membawa cerita pemiliknya. Suara mesin dua tak yang khas menjadi penanda bahwa motor legenda ini masih hidup, dirawat, dan dijaga bersama oleh komunitasnya.
Editor : Ahmad Adirin